RI Jajaki Kerja Sama Teknologi Terbaru dengan Korea Selatan

loading...
RI Jajaki Kerja Sama Teknologi Terbaru dengan Korea Selatan
Menkominfo Johnny G. Plate. FOTO/Eko Purwanto
JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyampaikan peluang kerja sama pengembangan teknologi terbaru antara ASEAN dan Korea Selatan. "Kami menantikan dukungan dan kerja sama Republik Korea yang berkelanjutan dengan ASEAN di bidang teknologi baru, seperti 5G, Internet of Things (IoT), Artificial Intelligence (AI), serta data terbuka (open data)," ujarnya pada Sesi Dialog Virtual Menteri Digital ASEAN dengan Menteri Sains dan TIK Republik Korea, Choi Ki Young dalam 1st ASEAN Digital Ministers’ Meeting (ADGMIN), melalui keterangan resminya, di Jakarta, Sabtu (22/1/21).

Baca Juga: Indonesia Harus Perkuat Kerja Sama ASEAN di Tengah Persaingan Geopolitik AS-China

Menurut Menteri Kominfo, kerja sama itu akan memungkinkan integrasi dan berbagi pengetahuan di antara negara ASEAN. "Inisiatif ini penting untuk menghasilkan integrasi data, jaringan (network), dan kecerdasan buatan (AI) atau yang disingkat DNA yang lebih kuat dan akan sangat berkontribusi pada proses berbagi pengetahuan di kawasan ASEAN dan lintas batas," jelasnya.

Bahkan, Menteri Johnny menilai ASEAN-Korea ICT Cooperation Plan yang telah diadopsi dalam perteman ADGMIN sangat relevan dengan program-program strategis Indonesia di bidang transformasi digital. "Termasuk pembangunan Pusat Data Nasional dan deployment 5G yang akan dimulai tahun ini," tuturnya.



Menurut Menteri Kominfo, para Menteri ASEAN menyampaikan apresiasinya kepada Korea Selatan untuk dukungannya sepanjang tahun 2020 dalam hal pembangunan kapasitas digital ASEAN. "Menteri Digital ASEAN memberikan penghargaan yang tulus kepada Republik Korea atas kontribusinya terhadap pengembangan kapasitas digital ASEAN, melalui peningkatan konektivitas, pengembangan sumber daya manusia, dan keamanan informasi sepanjang tahun 2020," ungkapnya.

Baca Juga: Perkaya Kemitraan Strategis, China Siap Bekerja Sama dengan ASEAN

Meskipun demikian, Menteri Johnny menekankan pentingnya aliran data lintas batas dalam proses yang terbuka dan memperhatikan regulasi yang dianut masing-masing negara."Cross border data flow dalam kerangka implementasi open data dan integrasi Data, Network, dan AI (DNA) harus dilakukan dengan memperhatikan kerangka regulasi masing-masing negara yang berkolaborasi", tandasnya. "Saya berharap kerjasama yang baik antara ASEAN dan Korea Selatan dapat terus terjalin lebih erat di masa mendatang," imbuhnya.



Sebelumnya Menteri Johnny juga berpartisipasi aktif dalam dialog ADGMIN dengan Amerika Serikat, Tiongkok, Jepang, India, dan International Telecommunication Union di hari yang sama. Di dalam pertemuan, tersebut masing-masing mitra ASEAN memaparkan rencana aksi kerja sama digital untuk tahun 2021.
(nng)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top