Pekan Depan, IHSG Lebih 'Mendengar' PPKM dan Lockdown Ketimbang Joe Biden
Minggu, 24 Januari 2021 - 18:25 WIB
loading...
A
A
A
Ia menambahkan, sejatinya pasar masih diwarnai optimisme langkah-langah yang diambil Joe Biden setelah di lantik sebagai Presiden. Stimulus fiskal yang besar mendorong optimisme pemulihan ekonomi menjadi sentimen positif bagi pasar keuangan.
Tetapi optimisme menurun akibat pandemi Covid 19 yang masih belum berhasil diatasi dengan cepat oleh program vaksin. Selain itu langkah penguncian sosial di berbagai negara berpotensi membuat pasar saham kembali terkoreksi terbatas. ( Baca juga:Perumahan Jatibening Diterjang Banjir, Pemkot Bekasi Mulai Evakuasi 350 KK )
"Pembatasan sosial ketat untuk mengekang penyebaran pandemi Covid 19 telah merusak optimisme tentang kinerja laba emiten yang membaik serta prospek stimulus fiskal yang besar," terangnya.
Hans memproyeksikan dalam sepekan kedepan, IHSG berpeluang bergerak pada level support 6.283 sampai dengan 6.166 dan resistance di level 6.400 sampai dengan 6.504.
Tetapi optimisme menurun akibat pandemi Covid 19 yang masih belum berhasil diatasi dengan cepat oleh program vaksin. Selain itu langkah penguncian sosial di berbagai negara berpotensi membuat pasar saham kembali terkoreksi terbatas. ( Baca juga:Perumahan Jatibening Diterjang Banjir, Pemkot Bekasi Mulai Evakuasi 350 KK )
"Pembatasan sosial ketat untuk mengekang penyebaran pandemi Covid 19 telah merusak optimisme tentang kinerja laba emiten yang membaik serta prospek stimulus fiskal yang besar," terangnya.
Hans memproyeksikan dalam sepekan kedepan, IHSG berpeluang bergerak pada level support 6.283 sampai dengan 6.166 dan resistance di level 6.400 sampai dengan 6.504.
(uka)
Lihat Juga :