Bersifat Universal, Ekonomi Syariah Diyakini Bisa Sejahterakan Umat
Senin, 25 Januari 2021 - 10:56 WIB
loading...
Ekonomi syariah yang bersifat universal diyakini akan dapat menyejahterakan seluruh umat. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus merumuskan perkembangan ekonomi syariah nasional. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, sifat universal ekonomi syariah bisa menyejahterahkan masyarakat.
Baca Juga: Panggul Kerjaan Baru, Erick Thohir Hakulyakin Ekonomi Syariah Bakal Bangkit
Ekonomi syariah, jelas dia, menerapkan prinsip Maqashid Syariah. Sebagaimana dirumuskan oleh para ulama Islam, ekonomi syariah hadir di tengah masyarakat dalam rangka melindungi jiwa, akal, keturunan dan keluarga serta harta manusia.
"Prinsip-prinsip Islam tersebut disebut maqashid syariah dan ini sejalan dengan program-program kesejahteraan sosial dan kebijakan ekonomi pembangunan yang dijalankan pemerintah pada saat ini," kata Sri Mulyani secara virtual, Senin (25/1/2021).
Baca juga: Potensi Wakaf Rp180 Triliun, Wapres Maruf Amin Kasih Pesan Ini Soal Pengelolaan
Ekonomi dan keuangan syariah yang bersifat universal, tegas dia, diharapkan dapat merealisasikan kesejahteraan umat. Karena itu, pemerintah sangat berkomitmen dalam mendorong sektor ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia yang salah satunya diwujudkan dengan pembentukan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo sebagai ketua dan Wakil Presiden Maaruf Amin sebagai ketua harian yang berfokus untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah.
Baca Juga: Ekonomi Syariah Berpotensi Jadi Katalis Pemulihan Ekonomi
"Ini secara terintegrasi sehingga mampu lebih mempercepat, memperluas dan pengembangan dan keuangan dalam rangka mendukung ketahanan ekonomi nasional," tandasnya.
Baca Juga: Panggul Kerjaan Baru, Erick Thohir Hakulyakin Ekonomi Syariah Bakal Bangkit
Ekonomi syariah, jelas dia, menerapkan prinsip Maqashid Syariah. Sebagaimana dirumuskan oleh para ulama Islam, ekonomi syariah hadir di tengah masyarakat dalam rangka melindungi jiwa, akal, keturunan dan keluarga serta harta manusia.
"Prinsip-prinsip Islam tersebut disebut maqashid syariah dan ini sejalan dengan program-program kesejahteraan sosial dan kebijakan ekonomi pembangunan yang dijalankan pemerintah pada saat ini," kata Sri Mulyani secara virtual, Senin (25/1/2021).
Baca juga: Potensi Wakaf Rp180 Triliun, Wapres Maruf Amin Kasih Pesan Ini Soal Pengelolaan
Ekonomi dan keuangan syariah yang bersifat universal, tegas dia, diharapkan dapat merealisasikan kesejahteraan umat. Karena itu, pemerintah sangat berkomitmen dalam mendorong sektor ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia yang salah satunya diwujudkan dengan pembentukan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo sebagai ketua dan Wakil Presiden Maaruf Amin sebagai ketua harian yang berfokus untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah.
Baca Juga: Ekonomi Syariah Berpotensi Jadi Katalis Pemulihan Ekonomi
"Ini secara terintegrasi sehingga mampu lebih mempercepat, memperluas dan pengembangan dan keuangan dalam rangka mendukung ketahanan ekonomi nasional," tandasnya.
(fai)
Lihat Juga :