Mendag Ajak Beli Produk Indonesia Agar Ekonomi Tidak Terpuruk

Sabtu, 16 Mei 2020 - 04:11 WIB
loading...
Mendag Ajak Beli Produk...
Mendag Agus Suparmanto mengajak, terus dukung UMKM Indonesia yang banyak memproduksi produk-produk buatan Indonesia untuk menyelamatkan seluruh rakyat agar ekonominya tidak terpuruk. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) secara konsisten terus mendorong pembelian penggunaan produk buatan dalam negeri agar terus berkiprah. Dengan membangkitkan usaha ini sesungguhnya ada sumber pendapatan dari ratusan bahkan ribuan pelaku usaha dan pekerja Indonesia dari beberapa produk buatan dalam negeri.

"Ayo terus dukung UMKM Indonesia yang banyak memproduksi produk-produk buatan Indonesia," ujar Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto di Jakarta, Jumat (15/5).

Menurutnya pandemi COVID-19 telah memukul seluruh lapisan dunia usaha di Indonesia tidak terkecuali UMKM. Sehingga saatnya kita harus peduli dan bangkitkan produk buatan dalam negeri.

"Tak bisa dipungkuri wabah pandemi COVID-19 membuat dunia usaha banyak yang mengalami situasi yang sulit dan tekanan yang berat. Kesulitan ini bukan saja dialami Indonesia, tapi juga oleh banyak negara di dunia. Setiap negara berjuang untuk menyelamatkan seluruh rakyat agar ekonominya tidak terpuruk," kata Mendag.

Sebelumnya peluncuran Gerakan nasional #BanggaBuatanIndonesia ini diresmikan Presiden Joko Widodo, menyampaikan produk-produk buatan dalam negeri harus menjadi andalan bangsa, menumbuhkan kepercayaan diri bangsa Indonesia, sebagai bangsa yang besar, bangsa yang bangga terhadap karya bangsa sendiri, bangga terhadap kreativitas dan inovasi.

Menurut Kepala Negara, pandemi tidak menghalangi anak bangsa dalam berkreasi. Keterbatasan justru mendorong bangsa untuk tetap berinovasi, bertransformasi, menggali potensi diri, dan menciptakan peluang.

"Di bidang kesehatan, untuk mempercepat penanganan COVID-19, kita telah berhasil mengembangkan PCR test kid, rapid diagnostic test atau RDT, kemudian ventilator dan mobile BSL 2 dan kita harapkan pada akhir Mei ini semua inovasi tersebut sudah bisa diproduksi massal, sehingga kita tidak tergantung lagi kepada produk impor," ujarnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
DSC Transformasi Jadi...
DSC Transformasi Jadi Ekosistem Wirausaha, Siapkan Hibah Rp2,5 Miliar
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Gencar Konsolidasi,...
Gencar Konsolidasi, Marselinus Minta Kader Perindo Palu Aktif Dampingi UMKM dan Peternak
Jay Singgih Dorong Pengusaha...
Jay Singgih Dorong Pengusaha Muda Papua Bersinergi Menuju Indonesia Emas 2045
Ekonomi Lesu, Welhelm...
Ekonomi Lesu, Welhelm Kurnala Perkuat UMKM Maluku lewat Dana Stimulan
Rekomendasi
Link Nonton Timnas Indonesia...
Link Nonton Timnas Indonesia vs Kamboja di ASEAN Hyundai Cup: Pembuktian John Herdman!
Norwegia Siap Laporkan...
Norwegia Siap Laporkan FIFA, Protes Campur Tangan Trump dalam Kasus Kartu Merah Balogun
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
Berita Terkini
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved