BRICS Mendapatkan Pengaruh di G20, Indonesia Bangga Jadi Negara Mitra

Kamis, 21 November 2024 - 07:22 WIB
loading...
BRICS Mendapatkan Pengaruh...
Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 telah berlangsung di Rio de Janeiro, Brasil dan lima negara BRICS menjadi bagian dari blok tersebut. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 telah berlangsung di Rio de Janeiro, Brasil dan lima negara BRICS menjadi bagian dari blok tersebut. Para pemimpin dunia sedang membahas kesepakatan perdagangan dan memperbarui kebijakan dalam gelaran konferensi tersebut.

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menghadiri KTT tetapi melewatkan sesi foto pada hari Selasa (19/11). Namun, para pemimpin dunia mengambil kembali foto dengan menempatkan Joe Biden di tengah dan berdiri di samping Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi di sebelah kirinya dan Justin Trudeau dari Kanada di sebelah kanannya.

Baca Juga: 3 Alasan Negara BRICS Mulai Enggan Tinggalkan Dolar AS, Ternyata Ini Sebabnya

Pada KTT G20 kali ini, negara-negara BRICS memiliki peran yang lebih besar dalam KTT G20 yang mendominasi pemberitaan. Pertunjukan persatuan setiap negara ditampilkan penuh membuat para pemimpin negara-negara Barat tampak seperti kebisingan latar belakang. Pertunjukan persatuan disambut dengan senyum lucu yang mencolok oleh Biden saat para pemimpin bertepuk tangan dan berpegangan tangan.

"Negara-negara BRICS secara keseluruhan mendapatkan peran dan pengaruh mereka di G20. Hal ini terbukti baik di Delhi pada KTT tahun lalu maupun di tahun sebelumnya di Indonesia. Dan di sini (Rio de Janeiro) itu sangat jelas," ujar Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dalam konferensi pers, dikutip dari Watcher Guru, Kamis (21/11/2024).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Matikan Selat Hormuz!...
Matikan Selat Hormuz! AS dan Irak Deal Bangun Jalur Pipa Minyak Senilai Rp1.074 triliun
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
Rekomendasi
Apresiasi Penunjukan...
Apresiasi Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN, Amos Simanjuntak: Pilihan Tepat
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved