PGN Dukung UMKM Lebih Efisien di Tengah Pandemi Covid-19
Senin, 25 Januari 2021 - 20:09 WIB
loading...
Ilustrasi pemasangan saluran gas bumi kepada pelanggan PGN. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) hadir memberikan solusi efisiensi menggunakan energi baik gas bumi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di tengah Pandemi Covid-19. Hal itu seiring meningkatnya harga bahan baku dan ketatnya persaingan usaha. Salah satunya efisiensi tersebut telah dirasakan usaha roti Paramount Bakery di Dumai yang berdiri sejak tahun 2004. Paramount Bakery memakai gas bumi PGN sebagai bahan bakar sejak 2019 lalu.
"Tentunya lebih ekonomis, praktis, dan hemat. Dari segi keuangan pasti lebih efisien, apalagi produksi. Sekarang pakai gas sudah stabil mau bikin roti berapa saja jalan terus," kata Popo Mulyadi selaku pemilik Paramount Bakery.
Baca Juga: PGN Tingkatkan Efisiensi Lewat Integrasi Digital SIPGAS
Menurut dia setiap bulannya mengeluarkan biaya Rp3 juta atau penghematan mencapai 60% sejak menggunakan gas bumi PGN. Sebelum berlangganan gas PGN, ia mengaku kesulitan menjaga api terus menyala saat proses oven. Bahkan pernah roti dalam oven tidak mengembang karena kompor mati di tengah proses oven sehingga ia bersama isterinya kebingungan. Saat pertama kali didirikan, Popo mengerjakan usahanya sendiri dibantu istrinya. Kini usahanya berjalan pesat dan menyediakan bermacam jenis roti yang telah dipasarkan di wilayah Kota Dumai dan sekitarnya.
Area Head PGN Dumai dan Sekitarnya Arief Nurrachman merinci harga gas bumi meliputi pelanggan UMKM, hotel, restoran atau rumah makan, rumah sakit swasta, lembaga pendidikan swasta, pertokoan atau ruko dan kegiatan komersial sejenisnya sebesar Rp. 6.000/m3. Sedangkan untuk kebutuhan pelanggan Pelanggan Kecil (PK)-2, normalnya konsumsi gas bumi berkisar antara range 50-1.000 m3, sehingga harga jual yang ditetapkan tidak akan memberatkan para pengguna gas bumi untuk usaha bagi masyarakat.
"Tentunya lebih ekonomis, praktis, dan hemat. Dari segi keuangan pasti lebih efisien, apalagi produksi. Sekarang pakai gas sudah stabil mau bikin roti berapa saja jalan terus," kata Popo Mulyadi selaku pemilik Paramount Bakery.
Baca Juga: PGN Tingkatkan Efisiensi Lewat Integrasi Digital SIPGAS
Menurut dia setiap bulannya mengeluarkan biaya Rp3 juta atau penghematan mencapai 60% sejak menggunakan gas bumi PGN. Sebelum berlangganan gas PGN, ia mengaku kesulitan menjaga api terus menyala saat proses oven. Bahkan pernah roti dalam oven tidak mengembang karena kompor mati di tengah proses oven sehingga ia bersama isterinya kebingungan. Saat pertama kali didirikan, Popo mengerjakan usahanya sendiri dibantu istrinya. Kini usahanya berjalan pesat dan menyediakan bermacam jenis roti yang telah dipasarkan di wilayah Kota Dumai dan sekitarnya.
Area Head PGN Dumai dan Sekitarnya Arief Nurrachman merinci harga gas bumi meliputi pelanggan UMKM, hotel, restoran atau rumah makan, rumah sakit swasta, lembaga pendidikan swasta, pertokoan atau ruko dan kegiatan komersial sejenisnya sebesar Rp. 6.000/m3. Sedangkan untuk kebutuhan pelanggan Pelanggan Kecil (PK)-2, normalnya konsumsi gas bumi berkisar antara range 50-1.000 m3, sehingga harga jual yang ditetapkan tidak akan memberatkan para pengguna gas bumi untuk usaha bagi masyarakat.
Lihat Juga :