Dukung Inovasi Anak Negeri, Pupuk Kaltim Borong GeNose UGM
Senin, 25 Januari 2021 - 20:37 WIB
loading...
A
A
A
“Semua ini adalah upaya kita untuk menekan pandemi semaksimal mungkin,” terangnya.
Rektor UGM Prof. Panut Mulyono mengapresiasi kepercayaan Pupuk Kaltim terhadap GeNose C19, yang merupakan hasil inovasi tim ahli UGM. Dikatakannya, penggunaan GeNose C19 diharap membantu deteksi Covid-19 di masyarakat, dengan metode yang relatif sederhana secara cepat dan akurat. Uji coba GeNose C19 pun telah dilakukan pemerintah pusat, termasuk jajaran kementerian dengan hasil yang relatif cepat pasca-pengetesan sampel. ( Baca juga:Resmi, Chelsea Pecat Frank Lampard Sebagai Pelatih )
“Semoga keberadaan GeNose mampu membantu bangsa Indonesia untuk penanggulangan Covid-19, khususnya di lingkungan Pupuk Kaltim dan masyarakat di sekitar perusahaan,” ujar Panut.
Dirinya pun menjamin GeNose C19 dapat dimaksimalkan tanpa kendala teknis, mengingat alat tersebut telah melalui tahap penyempurnaan dan keandalan perangkat secara berkala, hingga akhirnya memperoleh izin edar untuk diproduksi secara massal. “Tapi namanya alat pasti ada lebih dan kurangnya. Jika dirasa ada persoalan, tim kami siap datang untuk membantu penanganan secara cepat,” tambah Panut.
Rektor UGM Prof. Panut Mulyono mengapresiasi kepercayaan Pupuk Kaltim terhadap GeNose C19, yang merupakan hasil inovasi tim ahli UGM. Dikatakannya, penggunaan GeNose C19 diharap membantu deteksi Covid-19 di masyarakat, dengan metode yang relatif sederhana secara cepat dan akurat. Uji coba GeNose C19 pun telah dilakukan pemerintah pusat, termasuk jajaran kementerian dengan hasil yang relatif cepat pasca-pengetesan sampel. ( Baca juga:Resmi, Chelsea Pecat Frank Lampard Sebagai Pelatih )
“Semoga keberadaan GeNose mampu membantu bangsa Indonesia untuk penanggulangan Covid-19, khususnya di lingkungan Pupuk Kaltim dan masyarakat di sekitar perusahaan,” ujar Panut.
Dirinya pun menjamin GeNose C19 dapat dimaksimalkan tanpa kendala teknis, mengingat alat tersebut telah melalui tahap penyempurnaan dan keandalan perangkat secara berkala, hingga akhirnya memperoleh izin edar untuk diproduksi secara massal. “Tapi namanya alat pasti ada lebih dan kurangnya. Jika dirasa ada persoalan, tim kami siap datang untuk membantu penanganan secara cepat,” tambah Panut.
(uka)
Lihat Juga :