Kongsi Rp1,4 Triliun Kawan Lama-Sinar Mas Land Garap Pusat Ritel

Selasa, 26 Januari 2021 - 12:12 WIB
loading...
Kongsi Rp1,4 Triliun...
Kawan Lama Group dan SInar Mas Land membangun pusat ritel senilai Rp1,4 triliun. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Perusahaan ritel Kawan Lama Group berkolaborasi dengan Sinar Mas Land membentuk joint venture company PT Sahabat Kota Wisata untuk menggarap Living World di Kota Wisata Cibubur dengan investasi Rp1,4 triliun. Kawasan Cibubur dinilai semakin berkembang dengan akses transportasi yang terintegrasi dengan berbagai moda seperti jalan tol Cimanggis-Cibitung (Cimaci) dan stasiun LRT Cibubur .

(Baca Juga : Pembatasan Kegiatan Bersambung hingga 8 Februari, Pusat Perbelanjaan Minta Dikecualikan )

Business Development Director Kawan Lama Retail Sugiyanto Wibawa mengatakan, Living World Kota Wisata Cibubur berdiri di atas lahan seluas 6 hektare dengan luas bangunan mal dan area parkir sekitar 200.000 m2. ‘’Diperkirakan Living World Kota WIsata Cibubur akan mulai beroperasi pada awal kuartal II 2023,’’ujarnya di Jakarta, Selasa (26/1/2021). Dia menambahkan, Living World Kota Wisata hadir untuk menjawab kebutuhan gaya hidup masyarakat Cibubur, timur Jakarta, Bogor, dan sekitarnya.

Dengan posisi sebagai The Biggest Home Living, Lifestyle & Eat-ertainment Mall, Living World Kota Wisata Cibubur akan menghadirkan toko lebih dari 400 unit serta 15 anchor/mini anchor. Dengan kekuatan diferensiasi tenant mix di anchor tenant berkonsep Flagship Home Living, Home Improvement & Lifestyle seperti Ace, Informa, dan lainnya dengan luas lebih dari 20.000 m2. Selain itu, keunikan arsitektur bernuansa alam yang menyatu dengan konsep terbaru dari tenant restoran/kafe dan entertainment dalam balutan konsep mal yang eco friendly akan menjadi trend setter baru di shopping center.

(Baca Juga : Pengusaha Pusat Perbelanjaan Lempar Wacana Vaksinasi di Mal )

Sedangkan CEO Retail & Hospitality Sinar Mas Land, Alphonzus Widjaja menilai, perekonomian dan laju bisnis sedang mengalami kelesuan. Asosiasi Pemilik Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mencatat pada PSBB ketat yang pertama, tingkat kunjungan mal hanya 10% dari hari biasa. Tingkat okupansi pusat perbelanjaan pada 2020 secara nasional menjadi 70%-80% dibandingkan sebelum pandemi Covid-19 yang berada pada 80%-90%. Transaksi penjualan di pusat perbelanjaan hanya sekitar 40%.

(Baca Juga : Pengembang Grand Wisata Menghadirkan Ekosistem Hunian yang Nyaman )

Meskipun begitu, Alphonzus Widjaja, menyampaikan bahwa pihaknya tetap berkomitmen melaksanakan pembangunan Living World Kota Wisata. Harapannya, mal tersebut dapat membantu pergerakan ekonomi di Cibubur di masa pascapandemi. “Pembangunan Living World Kota Wisata tetap kami lakukan meski di masa pandemi karena komitmen kami untuk terus mengembangkan usaha retail di pusat perbelanjaan,” ujar Alphonzus.
(ton)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Watsons Apotek Bintaro...
Watsons Apotek Bintaro Sektor 9 Resmi Dibuka, Perkuat Jaringan Health & Beauty Retail di Indonesia
Makeover Massal, 7-Eleven...
Makeover Massal, 7-Eleven Resmi Tutup 600 Toko Tahun Ini
Kehadiran Ritel Premium...
Kehadiran Ritel Premium Dituntut Hadirkan Nilai Lebih untuk Pelanggan
3 Investor Baru IKN...
3 Investor Baru IKN Siap Tanam Investasi, Bangun Mal hingga Fasilitas Olahraga
Pappajack Soft Opening,...
Pappajack Soft Opening, Momentum DADA Perkuat Portofolio Properti Komersial
Iduladha, The Park Pejaten...
Iduladha, The Park Pejaten Bagikan Hewan Kurban bagi Masyarakat Sekitar
Beasiswa S1 Alfamidi...
Beasiswa S1 Alfamidi Jadi Strategi Cetak SDM Unggul di Industri Ritel Modern
Minimarket, Warung,...
Minimarket, Warung, dan Emosi yang Perlu Didisiplinkan
Rekomendasi
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Berita Terkini
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved