Menaker Siapkan Sembilan Jurus Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan

Selasa, 26 Januari 2021 - 14:48 WIB
loading...
Menaker Siapkan Sembilan...
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan bahwa kompetensi merupakan kata kunci penting di dunia kerja saat ini. Selain berguna untuk meningkatkan daya saing dan produktivitas nasional, peningkatan kompetensi juga merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Dengan SDM yang kompeten dan produktif, penyerapan tenaga kerja dan produktivitas akan meningkat, yang pada akhirnya akan meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan," ujar Ida dalam sambutan virtualnya pada acara Penandatanganan MoU BBPLK Semarang dengan Perusahaan dan Dunia Usaha di Jakarta, Selasa(26/1/2021).

Baca Juga: Hore! BI Perkirakan Serapan Tenaga Kerja Membaik di Triwulan I/2021

Oleh karena itu, saat ini pemerintah terus mendorong program percepatan peningkatan kompetensi dan sertifikasi profesi. Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan latar belakang pendidikan maupun ekonomi, sehingga mereka mampu meningkatkan keterampilan serta kompetensi dan mendapatkan sertifikasi profesi yang diakui di dunia kerja.

"Program peningkatan kompetensi dan sertifikasi profesi juga sangat penting untuk menghadapi tantangan ketenagakerjaan yang semakin kompleks di masa pandemi dan revolusi industri 4.0," tambah Ida.

Pada Agustus 2020, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terdapat 29,12 juta penduduk usia kerja terdampak
pandemi covid 19. Adapun jumlah pengangguran pada Agustus 2020 mencapai 9,77 juta orang, meningkat secara siginifikan dibanding sebelum pandemi.

"Banyak dari pengangguran tersebut yang membutuhkan peningkatan kompetensi agar bisa kembali ke dunia kerja yang telah berubah akibat pandemi. Selain itu, revolusi industri 4.0 yang salah satu dampaknya adalah proses otomasi industri juga telah menimbulkan disrupsi di sektor ketenagakerjaan," terang Ida.

Baca juga: Wakili Kadin, Himsataki Bantu Ciptakan Lapangan Kerja untuk PMI

McKinsey melalui penelitiannya memperkirakan ke depannya akan ada 23 juta pekerjaan hilang, dan akan ada 27-46 juta pekerjaan baru yang akan tumbuh. "Untuk mengantisipasi tumbuhnya pekerjaan dan kompetensi baru tersebut tentunya membutuhkan program peningkatan kompetensi dan sertifikasi yang mumpuni," tambahnya.

Untuk itu, Kemnaker melaksanakan 9 lompatan besar sebagai upaya untuk menghadapi tantangan ketenagakerjaan ke depan. "Sembilan lompatan tersebut antara lain reformasi birokrasi, ekosistem digital siap kerja, transformasi BLK, link and match ketenagakerjaan, transformasi kewirausahaan, pengembangan talenta muda, perluasan penempatan PMI, visi baru hubungan industrial, dan reformasi pengawasan," jelas Ida.

Baca Juga: Tanpa Perlindungan Pemerintah, 100 Ribu Tenaga Kerja Industri Baja Terancam PHK

Dari 9 lompatan tersebut ada beberapa langkah yang implementasinya ada di BLK yaitu transformasi BLK dan link and match ketenagakerjaan.

"Sampai saat ini, Balai Latihan Kerja juga sudah melaksanakan transformasi BLK melalui program 3R yaitu Reorientasi, Revitalisasi dan Rebranding. BLK yang semula melaksanakan pelatihan dengan program yang dasar kini mulai berkembang dengan program-program unggulan didukung dengan instruktur yang kompeten dibidangnya serta sarana prasarana yang sesuai dengan perkembangan teknologi," terangnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 2 Masih Terbuka, Ada Pilihan 24 Kejuruan
Sederet Tantangan Generasi...
Sederet Tantangan Generasi Muda Masuk Dunia Kerja, Apa Saja?
BUMN Ekspor PT DSI Bakal...
BUMN Ekspor PT DSI Bakal Diisi Pekerja Asing, Ini Tugasnya
Dampak Ekonomi Implementasi...
Dampak Ekonomi Implementasi B50: Serap 1,9 Juta Pekerja, Beri Nilai Tambah Rp21,29 Triliun
Baru 27% Pekerja RI...
Baru 27% Pekerja RI Punya Keterampilan Digital, Menaker: Jauh di Bawah Standar Global
Rincian Sebaran Investasi...
Rincian Sebaran Investasi Rp498 Triliun yang Masuk RI di Kuartal I 2026, Serap 706 Ribu Pekerja
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Wamen PU Apresiasi Upaya...
Wamen PU Apresiasi Upaya Astra Ciptakan Lingkungan Kerja Inklusif
Siapkan SDM Unggul,...
Siapkan SDM Unggul, BCA Berbagi Ilmu Gelar Kuliah Umum di Telkom University
Rekomendasi
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Justin Hubner Bisa Absen...
Justin Hubner Bisa Absen Perkuat Timnas Indonesia Lawan Mozambik
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved