Elnusa Optimis Mampu Mendukung Produksi Minyak 1 Juta Bph
Kamis, 28 Januari 2021 - 13:12 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Ali, dari empat pilar tersebut Elnusa memiliki portofolio bisnis yang berimbang dan lengkap dari hulu hingga hilir. Hingga saat ini Elnusa telah berkontribusi dan akan terus berperan aktif melalui kompetensi yang dimilikinya.
Dalam pilar pertama menjaga produksi existing, Elnusa memiliki kompetensi dan kapabilitas di sektor hulu migas melalui berbagai jasa operasi produksi dan maintenance untuk lifting migas. Jasa ini terdiri dari well intervention, drilling/workover hingga O&M. Khusus untuk drilling, Elnusa telah mengembangkan fabrikasi secara mandiri Hydraulic Workover & Drilling Unit (HWD-Unit) sehingga biaya drilling untuk sumur-sumur baru lebih competitive. Inovasi ini merupakan Pertama di Indonesia bahkan dunia.
Pilar kedua percepatan resources to production dan ketiga penerapan EOR. Kedua pilar ini dimiliki Elnusa masih melalui sektor hulu migas handal dalam jasa EPC di hulu migas seperti konstruksi stasiun kompresor gas di Pertamina EP.
Sementara itu, pada penerapan EOR Elnusa telah menjalin kemitraan strategis dengan pabrikan chemical terkemuka dan juga telah mempunyai kompetensi untuk melakukan operasi EOR secara mandiri, yaitu injeksi polimer di lapangan Tanjung. Selain itu, Elnusa juga terlibat aktif melakukan uji coba lapangan metode baru EOR yang menggunakan vibroseis di lapangan Jambi.
"Metode ini diharapkan bisa memberikan hasil yang lebih cepat dan signifikan sehingga bisa diterapkan dalam skala yang lebih luas ke depannya," jelas Ali.
Pilar terakhir Giant discoveries juga masih pada sektor hulu migas yang dimiliki Elnusa. Elnusa baru saja mendukung rampungnya seismik laut 2D KKP Jambi Merang untuk Pertamina sepanjang 32000 km. Survei tersebut dilakukan menggunakan Elsa Regent yang di nahkodai dan armadai oleh putra-putri bangsa Indonesia.
Dalam pilar pertama menjaga produksi existing, Elnusa memiliki kompetensi dan kapabilitas di sektor hulu migas melalui berbagai jasa operasi produksi dan maintenance untuk lifting migas. Jasa ini terdiri dari well intervention, drilling/workover hingga O&M. Khusus untuk drilling, Elnusa telah mengembangkan fabrikasi secara mandiri Hydraulic Workover & Drilling Unit (HWD-Unit) sehingga biaya drilling untuk sumur-sumur baru lebih competitive. Inovasi ini merupakan Pertama di Indonesia bahkan dunia.
Pilar kedua percepatan resources to production dan ketiga penerapan EOR. Kedua pilar ini dimiliki Elnusa masih melalui sektor hulu migas handal dalam jasa EPC di hulu migas seperti konstruksi stasiun kompresor gas di Pertamina EP.
Sementara itu, pada penerapan EOR Elnusa telah menjalin kemitraan strategis dengan pabrikan chemical terkemuka dan juga telah mempunyai kompetensi untuk melakukan operasi EOR secara mandiri, yaitu injeksi polimer di lapangan Tanjung. Selain itu, Elnusa juga terlibat aktif melakukan uji coba lapangan metode baru EOR yang menggunakan vibroseis di lapangan Jambi.
"Metode ini diharapkan bisa memberikan hasil yang lebih cepat dan signifikan sehingga bisa diterapkan dalam skala yang lebih luas ke depannya," jelas Ali.
Pilar terakhir Giant discoveries juga masih pada sektor hulu migas yang dimiliki Elnusa. Elnusa baru saja mendukung rampungnya seismik laut 2D KKP Jambi Merang untuk Pertamina sepanjang 32000 km. Survei tersebut dilakukan menggunakan Elsa Regent yang di nahkodai dan armadai oleh putra-putri bangsa Indonesia.
Lihat Juga :