Nggak Bakal Kurang, 1,9 Juta Ton Gula Impor Siap Masuk Indonesia

Jum'at, 29 Januari 2021 - 15:07 WIB
loading...
Nggak Bakal Kurang,...
Sebanyak 1,9 juta ton raw sugar dijadwalkan masuk ke dalam negeri di semester I/2021 untuk memenuhi kebutuhan nasional. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) memastikan stok gula rafinasi mencukupi. Bahkan, untuk semester I/2021, industri gula rafinasi mendapatkan izin impor raw sugar sebesar 1,9 juta ton.

Ketua Umum AGRI Benardi Dharmawan mengungkapkan, industri gula rafinasi hingga saat ini juga terus melakukan proses produksi dan mendistribusikan gula rafinasinya ke industri makanan dan minuman (mamin). Karena itu, dia membantah jika saat ini industri makanan dan minuman kekurangan pasokan gula.

Baca Juga: Pengusaha Ungkap Penyebab Rendahnya Serapan Gula Lokal oleh Industri Mamin

"Untuk sekarang tidak. Kita sedang gencar-gencarnya produksi sebagai antisipasi untuk mengakomodir kebutuhan makanan dan minuman jelang Ramadhan dan Lebaran yang biasanya mengalami lonjakan permintaan. Jadi sampai sejauh ini kita punya costumer industri makanan dan minuman tidak ada keluhan," jelas Benardi di Jakarta, Jumat (29/1/2021).

Menurut Benardi, untuk semester I/2021 industri gula rafinasi juga telah mendapatkan izin impor raw sugar sebesar 1,9 juta ton. Ini dinilai cukup untuk mencukupi kebutuhan industri mamin saat Ramadhan dan Lebaran. "Untuk Ramadhan kita siapkan 1 jutaan ton (gula rafinasi). Itu sampai Mei 2021, sampai Hari Raya," terangnya.

Menurut dia, industri gula rafinasi juga siap untuk memenuhi kebutuhan industri mamin jika terjadi lonjakan kebutuhan gula. "Ini sesuai dengan permintaan. Kalau mereka ada tambahan biasanya akan terjadi di bulan Maret, tapi sejauh ini dinilai sudah cukup. Harga juga tidak ada fluktuasi karena sudah kontrak," paparnya.

Baca Juga: Pakar Pangan IPB: 10 Tahun Pun Tak Cukup untuk Bisa Swasembada Gula

Oleh sebab itu, Benardi berharap tidak ada kekhawatiran industri mamin mengalami kekurangan bahan baku gula rafinasi, khususnya dalam menghadapi Ramadhan dan Lebaran 2021. "Stok aman, tidak ada kekurangan. Sesuai dengan schedule kontrak kita (dengan industri makanan dan minuman)," tandasnya.

Saat ini, yang terpenting pemerintah harus tanggap dan cepat dalam memproses penerbitan Rekomendasi dan Izin Impor, setelah keputusan Rapat Koordinasi Terbatas tingkat Menteri, sehingga pemenuhan gula rafinasi bagi industri makanan dan minuman dipastikan dapat terpenuhi.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Resmi Larang Ekspor...
India Resmi Larang Ekspor Gula hingga September 2026, Awas Kenaikan Harga
GAPMMI Dukung Langkah...
GAPMMI Dukung Langkah Menperin Amankan Bahan Baku Kemasan
Pengalihan Impor Gula...
Pengalihan Impor Gula Industri ke BUMN Dinilai Bukan Solusi, Awas Makin Mahal!
Biang Masalah Ekosistem...
Biang Masalah Ekosistem Gula Nasional, DPR Minta Pemerintah Stop Impor Rafinasi
Negosiasi RI-AS Disambut...
Negosiasi RI-AS Disambut Pelaku Usaha Mamin, Kunci Keberlanjutan Industri dan Daya Saing Ekspor
Indonesia Larang Impor...
Indonesia Larang Impor Beras, Gula, dan Jagung Mulai 2026
Tidak Semua Yoghurt...
Tidak Semua Yoghurt Sehat, Salah Pilih Bisa Bikin Gula Darah Naik
Menkes Ungkap Bahaya...
Menkes Ungkap Bahaya Tersembunyi Kecap Manis, Kandungan Natriumnya Ternyata Tinggi
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
Rekomendasi
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
5 Fakta Menarik Norwegia...
5 Fakta Menarik Norwegia Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 usai Singkirkan Pantai Gading
Berita Terkini
Dukung Sekolah Nyaman,...
Dukung Sekolah Nyaman, Pegadaian Praya Edukasi Siswa Siapkan Masa Depan Lewat Emas
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina! Pertamax Tetap, Turbo Turun Jadi Rp19.300/Liter
Resmi! Harga BBM Nonsubsidi...
Resmi! Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Turun per 1 Juli 2026, tapi Pertamax Tetap
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
Infografis
5 Makanan Indonesia...
5 Makanan Indonesia Masuk 100 Hidangan Terbaik Dunia 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved