Tambah Modal Buat Tol Trans Sumatera, Hutama Karya Putar Otak Cari Duit

Jum'at, 29 Januari 2021 - 18:04 WIB
loading...
Tambah Modal Buat Tol...
foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Hutama Karya (Persero) optimistis pembangunan jalan Tol Trans Sumatera bisa diselesaikan. Meskipun, ada beberapa masalah yang saat ini sedang terjadi, khususnya terkait pendanaan karena defisit penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp60 triliun.

Executive Vice President (EVP) Divisi Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Muhammad Fauzan mengatakan, untuk menyelesaikan permasalah pendanaan, berbagai skema creative financing pun dilakukan Hutama Karya untuk percepatan Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera. Seperti misalnya dengan obligasi perusahaan yang dijamin pemerintah hingga pinjaman dari lembaga keuangan yang dijamin oleh pemerintah. ( Baca juga:Tol Trans Sumatera Disebut Terancam Distop karena Modal Kurang, HK Buka Suara )

“Beberapa skema pendanaan yang saat ini tengah dilakukan antara lain melalui penyertaan modal negara (PMN), obligasi perusahaan yang dijamin oleh pemerintah, pinjaman dari lembaga keuangan yang dijamin oleh pemerintah, dan pendanaan lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” ujarnya dalam keterangannya, Jumat (29/1/2021).

Selain itu sebenarnya, perseroan juga sedang mengusulkan beberapa poin kunci kepada para pemegang saham obligasi (bondholders), yakni penyesuaian perjanjian perwaliamanatan. Tujuannya agar sejalan dengan lajur bisnis perusahaan saat ini, di mana portofolio bisnis perusahaan tengah bertransformasi dari mayoritas jasa konstruksi menuju perusahaan konstruksi dan investasi.

“Oleh karena itu, dalam agenda RUPO kemarin, kami mengusulkan beberapa key points kepada para bondholders, yakni penyesuaian perjanjian perwaliamanatan sehingga align dengan lajur bisnis perusahaan saat ini,” jelasnya.

Fauzan menambahkan, saat ini pihaknya sedang mengajukan tambahan PMN sebesar Rp19 triliun kepada pemerintah. Tambahan PMN itu sendiri akan digunakan untuk melanjutkan proyek Jalan Tol Trans Sumatera. ( Baca juga:Merespons Inggris, China Tidak Akui Paspor BNO Warga Hong Kong )

Lebih lanjut Fauzan menambahkan bahwa meski saat ini Hutama Karya telah mengantongi kepercayaan para bondholder dan investor terhadap pembangunan JTTS, namun perusahaan menyadari masih banyak tantangan berat yang akan dihadapi, termasuk dari sisi pendanaan.

Pada tahun ini Hutama Karya akan menerima tambahan PMN yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp6,2 triliun. Sedangkan pada tahun lalu, Hutama Karya mendapatkan PMN sebesar Rp3,5 triliun.

"Perusahaan saat ini sedang mengajukan tambahan PMN sebesar Rp19 triliun kepada pemerintah," ucapnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembebasan Lahan Tol...
Pembebasan Lahan Tol Trans Sumatera Dikebut, HK Gandeng Kejagung
Jalan Tol di Provinsi...
Jalan Tol di Provinsi Riau Ditargetkan Bertambah 30 Km Tahun Ini
Nyetir Sendiri di Trans...
Nyetir Sendiri di Trans Jawa, Menteri PU Dody Hanggodo Puji Kualitas Jalan Tol
Tol Trans Sumatera Diskon...
Tol Trans Sumatera Diskon 30% saat Lebaran 2026, Berikut Rincian Tarifnya
Daftar 15 Rest Area...
Daftar 15 Rest Area Fungsional Lebaran 2026 di Tol Trans Jawa dan Sumatera
Bergerak ke Jalur Timur,...
Bergerak ke Jalur Timur, Sebagian Besar Pemudik Bakal Melintasi Tol Trans Jawa
50.342 Kendaraan dari...
50.342 Kendaraan dari Arah Trans Jawa Kembali ke Jakarta
Tol Trans Jawa Ramai...
Tol Trans Jawa Ramai saat Libur Waisak, Ribuan Kendaraan Padati Gerbang Tol Utama
Libur Panjang, Kendaraan...
Libur Panjang, Kendaraan Menuju Trans Jawa via Cikatama Capai 38.676 Mobil
Rekomendasi
Ranking FIFA Timnas...
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik usai Tumbangkan Mozambik?
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Berita Terkini
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Infografis
Cilia Flores, Istri...
Cilia Flores, Istri Maduro yang Disebut Otak di Balik Kebijakan Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved