Target Lifting Minyak 1 Juta Barel 2030, PKB: Bukan Hal Sulit
Jum'at, 29 Januari 2021 - 20:25 WIB
loading...
A
A
A
Cucun mengakui jika tantangan industri hulu migas saat ini kian besar. Produksi dari wilayah kerja yang ada saat ini mengalami penurunan karena berbagai factor. Di antaranya akibat lapangan eksplorasi yang kian menua dan tantangan dari kian pesatnya pengembangan energi terbarukan.
Oleh karena itu dibutuhkan Kerjasama era tantara para stake holder di antaranya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Perindustrian, SKK Migas, Badan Kebijakan Fiskal (BKF), Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS), dan Indonesian Petroleum Association (IPA).
“Mereka harus mendiskusikan bagaimana target lifting 1 juta barel bisa dicapai. Kami akan mengawal dari sisi regulasi melalui anggota kami yang ada di Komisi VI DPR,” katanya.
Baca Juga: Kejar Target Lifting 1 Juta Bph, Ini Strategi Menteri Arifin
Politikus asal Jawa Barat ini menegaskan, pencapaian 1 juta barel lifting minyak per hari akan sangat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan. Salah satunya dengan menekan defisit perdagangan migas yang terjadi dalam dua tahun terakhir.
“Mengingat besarnya pengaruh produksi migas ini dalam perekonomian kita maka sudah sepantasnya pemerintah bisa mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mendukung pencapaian target lifting minyak sejuta barel per hari seperti enyederhanaan perizinan, penyediaan dan keterbukaan data, dan integrasi hulu-hilir serta stimulus fiskal,” pungkasnya.
Oleh karena itu dibutuhkan Kerjasama era tantara para stake holder di antaranya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Perindustrian, SKK Migas, Badan Kebijakan Fiskal (BKF), Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS), dan Indonesian Petroleum Association (IPA).
“Mereka harus mendiskusikan bagaimana target lifting 1 juta barel bisa dicapai. Kami akan mengawal dari sisi regulasi melalui anggota kami yang ada di Komisi VI DPR,” katanya.
Baca Juga: Kejar Target Lifting 1 Juta Bph, Ini Strategi Menteri Arifin
Politikus asal Jawa Barat ini menegaskan, pencapaian 1 juta barel lifting minyak per hari akan sangat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan. Salah satunya dengan menekan defisit perdagangan migas yang terjadi dalam dua tahun terakhir.
“Mengingat besarnya pengaruh produksi migas ini dalam perekonomian kita maka sudah sepantasnya pemerintah bisa mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mendukung pencapaian target lifting minyak sejuta barel per hari seperti enyederhanaan perizinan, penyediaan dan keterbukaan data, dan integrasi hulu-hilir serta stimulus fiskal,” pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :