Kejar Target Lifting 1 Juta Bph, Ini Strategi Menteri Arifin
Rabu, 04 November 2020 - 14:59 WIB
loading...
Kementerian ESDM menyiapkan sejumlah langkah untuk mencapai target lifting minyak 1 juta bph di 2030. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah berkomitmen mengejar target produksi siap jual ( lifting ) minyak bumi nasional sebesar 1 juta barel per hari (bph) pada tahun 2030. Upaya ini diakui merupakan tantangan tersendiri bagi industri migas di tengah pandemi Covid-19 yang bersamaan dengan jatuhnya harga minyak di bawah USD30 per barel dan penurunan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).
"Ini bukan target yang mudah, tapi dengan upaya kita bersama, insyaallah akan tercapai. Untuk itu kita harus serius mengelola subsektor ini," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif di Jakarta, Rabu (4/11/2020).
(Baca Juga: Joss! Lifting Migas Kuartal III/2020 Capai 1,689 Juta Barel, Setara 99,6% dari Target)
Arifin mengatakan, target jangka panjang ini juga dibarengi dengan kegiatan eksplorasi migas secara masif. Indonesia memiliki 128 cekungan sedimen migas, 68 di antaranya belum dieksplorasi dan sebagian besar berada di wilayah Indonesia Timur.
"Ini menjadi jalan bagi kita mengatasi keterbatasan sumber daya migas di Indonesia sehigga mampu mengurangi ketergantungan terhadap impor migas," tegas Arifin.
"Ini bukan target yang mudah, tapi dengan upaya kita bersama, insyaallah akan tercapai. Untuk itu kita harus serius mengelola subsektor ini," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif di Jakarta, Rabu (4/11/2020).
(Baca Juga: Joss! Lifting Migas Kuartal III/2020 Capai 1,689 Juta Barel, Setara 99,6% dari Target)
Arifin mengatakan, target jangka panjang ini juga dibarengi dengan kegiatan eksplorasi migas secara masif. Indonesia memiliki 128 cekungan sedimen migas, 68 di antaranya belum dieksplorasi dan sebagian besar berada di wilayah Indonesia Timur.
"Ini menjadi jalan bagi kita mengatasi keterbatasan sumber daya migas di Indonesia sehigga mampu mengurangi ketergantungan terhadap impor migas," tegas Arifin.
Lihat Juga :