Kebijakan Baru Pengganti PPKM Bisa Bikin Pelaku Pasar Waswas
Senin, 01 Februari 2021 - 10:42 WIB
loading...
A
A
A
Kondisi tahun lalu Indonesia resesi, telah diprediksi tahun ini masih tahap pemulihan awal. Kondisi emiten maupun pasar dalam beberapa tahun ke depan juga dinilai akan membaik. Sektor industri manufaktur juga masih berekspansi meski sebelumnya di tahun 2020 kondisinya tidak ekspansif.
"Bulan-bulan ke depan akan menarik, dan perbankan akan mengikuti perekonomian. Ekonomi membaik maka perbankan membaik," tambahnya. ( Baca juga:Sidang Praperadilan Laskar FPI Kembali Digelar Hari Ini, Apakah Polisi Akan Hadir? )
Untuk saat ini, investor masih wait and see, sementara IHSG dibuka di zona merah. Beberapa minggu ke depan ada beberapa data yang keluar khususnya PDB, yang diperkirakan minus 1-2%, yang sesuai prediksi investor institusi. Yang dicermati mereka adalah perkembangan Covid-19 dan langkah pemerintah untuk menanganinya.
"Penurunan saat ini sangat menarik karena lumayan dalam. Secara teknikal, support IHSG paling kuat di 5.500. Kita mencicil untuk membeli saham-saham yang menurut kita kinerjanya membaik ke depannya," pungkas Ipan.
"Bulan-bulan ke depan akan menarik, dan perbankan akan mengikuti perekonomian. Ekonomi membaik maka perbankan membaik," tambahnya. ( Baca juga:Sidang Praperadilan Laskar FPI Kembali Digelar Hari Ini, Apakah Polisi Akan Hadir? )
Untuk saat ini, investor masih wait and see, sementara IHSG dibuka di zona merah. Beberapa minggu ke depan ada beberapa data yang keluar khususnya PDB, yang diperkirakan minus 1-2%, yang sesuai prediksi investor institusi. Yang dicermati mereka adalah perkembangan Covid-19 dan langkah pemerintah untuk menanganinya.
"Penurunan saat ini sangat menarik karena lumayan dalam. Secara teknikal, support IHSG paling kuat di 5.500. Kita mencicil untuk membeli saham-saham yang menurut kita kinerjanya membaik ke depannya," pungkas Ipan.
(uka)
Lihat Juga :