Miris, Wapres Sebut Produktivitas Tenaga Kerja RI Kalah Jauh dari Singapura
Senin, 01 Februari 2021 - 13:39 WIB
loading...
A
A
A
Dia menyebutkan bahwa produktivitas setiap pekerja Indonesia hanya seperlima dari Singapura. Dimana produktivitas Singapura berada di peringkat pertama di antara negara ASEAN.
"Produktivitas per pekerja Indonesia berkisar USD23.900. Ini hanya seperlima dari Singapura yang berada di peringkat pertama dengan produktivitas per pekerja sebesar USD149.100. Kita juga masih terpaut jauh dari Malaysia dengan produktivitas per pekerja sebesar USD55.400 atau lebih dari dua kali lipat Indonesia," ujarnya.
Baca Juga: Kemenperin Dorong Ketersediaan Tenaga Kerja Industri Kompeten
Wapres Maruf pun meminta agar upaya untuk meningkatkan kapasitas SDM masih harus terus dipacu agar dapat berkompetisi secara global. Dalam hal ini, tegas dia, peran lingkungan pendidikan sangat diperlukan.
"Pengembangan SDM unggul juga harus dimulai dari lingkungan pendidikan, termasuk kampus Universitas Pertamina ini. Dalam mengembangkan SDM unggul, Universitas Pertamina sebagai perguruan tinggi dituntut untuk berperan aktif bukan hanya sebagai agen pendidikan, tetapi juga agen penelitian dan pengembangan, serta agen transfer budaya dan teknologi," pungkasnya.
"Produktivitas per pekerja Indonesia berkisar USD23.900. Ini hanya seperlima dari Singapura yang berada di peringkat pertama dengan produktivitas per pekerja sebesar USD149.100. Kita juga masih terpaut jauh dari Malaysia dengan produktivitas per pekerja sebesar USD55.400 atau lebih dari dua kali lipat Indonesia," ujarnya.
Baca Juga: Kemenperin Dorong Ketersediaan Tenaga Kerja Industri Kompeten
Wapres Maruf pun meminta agar upaya untuk meningkatkan kapasitas SDM masih harus terus dipacu agar dapat berkompetisi secara global. Dalam hal ini, tegas dia, peran lingkungan pendidikan sangat diperlukan.
"Pengembangan SDM unggul juga harus dimulai dari lingkungan pendidikan, termasuk kampus Universitas Pertamina ini. Dalam mengembangkan SDM unggul, Universitas Pertamina sebagai perguruan tinggi dituntut untuk berperan aktif bukan hanya sebagai agen pendidikan, tetapi juga agen penelitian dan pengembangan, serta agen transfer budaya dan teknologi," pungkasnya.
(fai)
Lihat Juga :