Ini Alasan Sekarga Garuda Bersurat ke Presiden Minta Pencairan Dana PEN

Senin, 01 Februari 2021 - 17:30 WIB
loading...
Ini Alasan Sekarga Garuda...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Serikat Karyawan Garuda Indonesia (Sekarga) mengungkapkan alasan permintaan percepatan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk BUMN Garuda Indonesia.

Ketua Harian Sekarga, Tommy Tampatty mengatakan, operasional penumpang BUMN pelat merah ini belum mencapai 30% sejak Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diperpanjang pada Januari 2021.

“Sekarang aja belum sampai 30%. Ini tentu saja berdampak pada pendapatan. Kalau pendapatan berkurang sementara operasional jalan terus, inilah kenapa kami dari Sekarga sangat berharap pemerintah bisa cairkan dana PEN,” ujarnya dihubungi MNC Portal Indonesia (MPI) Indonesia di Jakarta, Senin (1/2/2021).

(Baca juga: Daftar BUMN yang Terlilit Utang, Dari Waskita Hingga Garuda )

Tommy beralasan permintaan dana PEN ke pemerintah dilakukan untuk menjaga layanan operasional yang prima dan taat terhadap pelaksanaan safety penerbangan. Di sisi lain, sejak pemerintah memberikan janji Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp8,5 Triliun belum terealisasi sampai sekarang.

“Tapi tentu kita nggak akan mengurangi posisi safety karena itu sangat-sangat wajib sifatnya. Kami hanya melihat kondisi PPKM ini memberikan efek yang besar,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, kondisi penerbangan sudah berada dalam kondisi prima sejak akhir Desember 2020. Namun dengan diterapkannya PPKM, membuat penumpang kurang minat untuk melakukan perjalanan lewat pesawat udara.

(Baca juga: COVID-19 Paksa Pilot Kehilangan Ketrampilan Akibat Lama Tak Terbang? )

“Kami hanya meyuarakan aspirasi dimana Garuda sebagai bagian dari aset bangsa dan telah melaksanakan misi bangsa kemana-mana membawa bendera dan lambang negara,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pada 26 Januari 2021 Sekarga bersurat kepada presiden Joko Widodo. Isinya memohon kepada Presiden RI, Menteri BUMN, serta Menteri Keuangan untuk segera mencairkan dana PEN untuk Garuda. Alasannya, sampai saat ini Garuda belum bisa mencairkan dana PEN tersebut, sedangkan dana PEN untuk modal kegiatan diperlukan untuk menghindari kebangkrutan.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Efek Domino Selat Hormuz:...
Efek Domino Selat Hormuz: Pasokan Avtur Eropa Tercekik, 20 Ribu Penerbangan Dibatalkan
Setelah Arab, GDPS Kembali...
Setelah Arab, GDPS Kembali Kirim Tenaga Profesional untuk Proyek MRO di Korsel
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Forum ILC Jenewa, Delegasi...
Forum ILC Jenewa, Delegasi Indonesia Dorong Payung Hukum Global bagi Pekerja Digital
Singapore Airlines Tambah...
Singapore Airlines Tambah Penerbangan ke Amsterdam, Tiket Mulai Dijual Mei Ini
Rekomendasi
75 Gol dalam 24 Laga,...
75 Gol dalam 24 Laga, Piala Dunia 2026 Penuh Drama
Ayahanda Jatuh Sakit,...
Ayahanda Jatuh Sakit, Alasan Tangis Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved