Perang Melawan Illegal Fishing, Menteri Sakti Trenggono Mau Gandeng Norwegia
Senin, 01 Februari 2021 - 23:41 WIB
loading...
A
A
A
"Norwegia adalah salah satu negara yang sukses melakukan budidaya. Kami mau belajar. Fokus kami hanya di tiga sampai lima komoditas," ungkap dia.
Baca Juga: Menteri Kelautan dan Perikanan Pelototi Laut yang Rawan Maling Ikan Sementara itu, Dubes Vegard Kaale sepakat dengan Menteri Trenggono bahwa praktik illegal fishing merupakan persoalan bersama. Dia berharap ke depan Indonesia-Norwegia dapat menjalin lebih banyak kerja sama, khususnya di bidang kelautan dan perikanan.
Kerja sama dua negara ini dalam melawan illegal fishing sebenarnya bukan hal baru. Pada November 2015, berlangsung Joint Statement on Cooperation to Combat IUU Fishing, Fisheries Crime and Fisheries Related Crimes, to Promote Sustainable Fisheries Governance RI-Norwegia di Jakarta.
Implementasi kerja sama pemberantasan IUU Fishing ini mencakup penanganan kasus illegal fishing secara bersama-sama (joint investigation dan technical assistance); pertukaran data dan informasi mengenai pergerakan kapal illegal fishing berbendera asing yang akan memasuki wilayah Indonesia dan peningkatan kapasitas aparat penegak hukum perikanan.
Baca Juga: Menteri Kelautan dan Perikanan Pelototi Laut yang Rawan Maling Ikan Sementara itu, Dubes Vegard Kaale sepakat dengan Menteri Trenggono bahwa praktik illegal fishing merupakan persoalan bersama. Dia berharap ke depan Indonesia-Norwegia dapat menjalin lebih banyak kerja sama, khususnya di bidang kelautan dan perikanan.
Kerja sama dua negara ini dalam melawan illegal fishing sebenarnya bukan hal baru. Pada November 2015, berlangsung Joint Statement on Cooperation to Combat IUU Fishing, Fisheries Crime and Fisheries Related Crimes, to Promote Sustainable Fisheries Governance RI-Norwegia di Jakarta.
Implementasi kerja sama pemberantasan IUU Fishing ini mencakup penanganan kasus illegal fishing secara bersama-sama (joint investigation dan technical assistance); pertukaran data dan informasi mengenai pergerakan kapal illegal fishing berbendera asing yang akan memasuki wilayah Indonesia dan peningkatan kapasitas aparat penegak hukum perikanan.
(akr)
Lihat Juga :