Ambisi Erick Thohir Sejajarkan BSI dengan Bank Al-Rajgi dan Albilad
Selasa, 02 Februari 2021 - 14:18 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto/SINDophoto/Arif Julianto
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir , berambisi agar Bank Syariah Indonesia (BSI) masuk dalam top 10 bank syariah besar dunia. Bahkan, posisi BSI akan disejajarkan dengan bank syariah dunia, seperti Bank Al-Rajgi dan Bank Albilad. Kedua bank asal dari Arab Saudi itu merupakan bank syariah terbesar di dunia berdasarkan modal.
Dengan mengandalkan populasi muslim Indonesia yang menjadi terbesar di dunia, Erick optimis, hasil merger ketiga bank syariah Himbara itu mampu menapaki sayap bisnis di kancah global dan mengambil posisi di tengah bisnis bank syariah negara-negara lainnya.
“Kita ingin hasil merger ini bisa membuktikan negara dengan jumlah populasi muslim terbesar ini memiliki kondisi bank yang kuat secara fundamental dan Alhamdulillah ini berjalan dengan baik," ujar dia, Selasa (2/2/2021).
(Baca juga: Bank Syariah Indonesia Menjadi Energi Baru Ekonomi Indonesia )
Mantan Bos Inter Milan itu berharap NSI juga dapat menjadi energi baru bagi ekonomi Indonesia yang menerapkan prinsip financial justice dan stability in investment. Prinsip itu dinilai berhasil membawa tiga bank syariah Himbara sebelum proses merger.
"Tiga bank syariah Himbara bergabung menjadi Bank Syariah Indonesia ini mengarungi krisis pandemi Covid19, bahkan mampu menorehkan kinerja yang sangat positif dan membanggakan,” katanya.
Di dalam negeri, BSI masuk dalam peta persaingan utama perbankan di Indonesia. Saat ini, BSI memiliki 1.200 kantor cabang yang tersebar dari Sabang hingga Merauke.
Dengan mengandalkan populasi muslim Indonesia yang menjadi terbesar di dunia, Erick optimis, hasil merger ketiga bank syariah Himbara itu mampu menapaki sayap bisnis di kancah global dan mengambil posisi di tengah bisnis bank syariah negara-negara lainnya.
“Kita ingin hasil merger ini bisa membuktikan negara dengan jumlah populasi muslim terbesar ini memiliki kondisi bank yang kuat secara fundamental dan Alhamdulillah ini berjalan dengan baik," ujar dia, Selasa (2/2/2021).
(Baca juga: Bank Syariah Indonesia Menjadi Energi Baru Ekonomi Indonesia )
Mantan Bos Inter Milan itu berharap NSI juga dapat menjadi energi baru bagi ekonomi Indonesia yang menerapkan prinsip financial justice dan stability in investment. Prinsip itu dinilai berhasil membawa tiga bank syariah Himbara sebelum proses merger.
"Tiga bank syariah Himbara bergabung menjadi Bank Syariah Indonesia ini mengarungi krisis pandemi Covid19, bahkan mampu menorehkan kinerja yang sangat positif dan membanggakan,” katanya.
Di dalam negeri, BSI masuk dalam peta persaingan utama perbankan di Indonesia. Saat ini, BSI memiliki 1.200 kantor cabang yang tersebar dari Sabang hingga Merauke.
Lihat Juga :