Indonesia Kembali Ekspor 17,3 Ton Ikan Kerapu ke Hong Kong
Sabtu, 16 Mei 2020 - 16:42 WIB
loading...
A
A
A
"Posisi Natuna sangat strategis karena dekat dengan negara tujuan ekspor sehingga dapat memenuhi permintaan restoran-restoran dari Hongkong, yang saat ini beberapa telah dibuka kembali. Dari aktifitas ekspor tersebut dapat mendongkrak ekonomi masyarat pembudidaya Kabupaten Natuna di masa yang sulit ini," ungkap Eko.
Dirjen Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto di Jakarta, Sabtu (16/5) menjelaskan bahwa kinerja ekspor ikan kerapu di tengah pandemi ini bisa terus berjalan dengan lancar apabila semua pihak yang terkait bisa saling koordinasi dan bersinergi.
"Dari informasi yang kami peroleh, saat ini beberapa restoran di Hong Kong dan China telah dibuka kembali dan permintaan ikan kerapu dari negara tujuan ekspor sudah mulai rutin, artinya kinerja ekspor ikan kerapu juga akan mulai kembali normal. Dengan potensi budidaya ikan kerapu di Kabupaten Natuna dan posisinya dekat dengan Hong Kong, maka akan meningkatkan kinerja ekspor, tentunya secara bersamaan akan menaikkan devisa negara di tengah menurunnya pendapatan negara dari ekspor sekarang ini," jelas Slamet.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Natuna, Zakiman mengatakan Pemerintah Kabupaten Natuna menyambut baik aktivitas ekspor kerapu ini, asalkan dengan tetap memperhatikan protokol atau Standar Operasional Prosedur Pencegahan Virus Covid-19 yang telah ditetapkan.
"Aktivitas ekspor ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir Kabupaten Natuna di tengah pandemi ini, apalagi sebentar lagi menjelang Lebaran, tentu ini momen sangat pas sekali," ujar Zakiman.
Dirjen Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto di Jakarta, Sabtu (16/5) menjelaskan bahwa kinerja ekspor ikan kerapu di tengah pandemi ini bisa terus berjalan dengan lancar apabila semua pihak yang terkait bisa saling koordinasi dan bersinergi.
"Dari informasi yang kami peroleh, saat ini beberapa restoran di Hong Kong dan China telah dibuka kembali dan permintaan ikan kerapu dari negara tujuan ekspor sudah mulai rutin, artinya kinerja ekspor ikan kerapu juga akan mulai kembali normal. Dengan potensi budidaya ikan kerapu di Kabupaten Natuna dan posisinya dekat dengan Hong Kong, maka akan meningkatkan kinerja ekspor, tentunya secara bersamaan akan menaikkan devisa negara di tengah menurunnya pendapatan negara dari ekspor sekarang ini," jelas Slamet.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Natuna, Zakiman mengatakan Pemerintah Kabupaten Natuna menyambut baik aktivitas ekspor kerapu ini, asalkan dengan tetap memperhatikan protokol atau Standar Operasional Prosedur Pencegahan Virus Covid-19 yang telah ditetapkan.
"Aktivitas ekspor ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir Kabupaten Natuna di tengah pandemi ini, apalagi sebentar lagi menjelang Lebaran, tentu ini momen sangat pas sekali," ujar Zakiman.
(bon)
Lihat Juga :