Segera Tuntas, Terminal Multifungsi Wae Kelambu Labuan Bajo Sudah 86%
Rabu, 03 Februari 2021 - 16:56 WIB
loading...
Terminal Multifungsi Wae Kelambu, Pelabuhan Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dibangun oleh PT Brantas Abipraya (Persero). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Proses pembangunan Terminal Multifungsi Wae Kelambu, Pelabuhan Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dibangun oleh PT Brantas Abipraya (Persero) ini telah mencapai 86%.
Berlokasi di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), proyek yang menjadi salah satu unggulan Presiden Joko Widodo ini digadang akan mendukung Labuan Bajo menjadi destinasi super premium.
Baca Juga: Kejar Target, Pembangunan Pelabuhan Labuan Bajo Dikebut
"Kami akan kejar terus pengerjaannya agar dapat rampung tepat waktu dan memberikan wajah baru bagi Pelabuhan Labuan Bajo, karena selain menjadi lalu lintas logistik, terminal ini juga akan menjadi bongkar muat kontainer dan kargo sehingga akan memisahkan aktivitas pariwisata dan bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Labuan Bajo," ujar General Manager Divisi Operasi 3 Brantas Abipraya Dodi Perbawanto dalam siaran pers, Rabu (3/2/2021).
Dodi menambahkan, dermaga yang sedang dibangun Brantas Abipraya ini memiliki ukuran 120 x 20 meter. Pengerjaan fisik lainnya seperti trestle berukuran 60 x 12 meter telah rampung. Sedangkan untuk pengerjaan causeway 690 meter dengan progres pengerjaan 82%, lalu untuk pengerjaan reklamasi seluas 3 hektare telah diselesaikan 96%.
Pelabuhan itu diarahkan untuk lalu lintas logistik, bongkar muat kontainer, kargo serta curah cair. Dengan pemindahan kegiatan logistik ke terminal multipurpose ini, Pelabuhan Labuan Bajo akan direvitalisasi dan dikhususkan bagi kapal-kapal wisata dan kapal penumpang.
Baca Juga: Labuan Bajo Diproyeksikan sebagai Destinasi Wisata Alam dan Budaya
Berlokasi di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), proyek yang menjadi salah satu unggulan Presiden Joko Widodo ini digadang akan mendukung Labuan Bajo menjadi destinasi super premium.
Baca Juga: Kejar Target, Pembangunan Pelabuhan Labuan Bajo Dikebut
"Kami akan kejar terus pengerjaannya agar dapat rampung tepat waktu dan memberikan wajah baru bagi Pelabuhan Labuan Bajo, karena selain menjadi lalu lintas logistik, terminal ini juga akan menjadi bongkar muat kontainer dan kargo sehingga akan memisahkan aktivitas pariwisata dan bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Labuan Bajo," ujar General Manager Divisi Operasi 3 Brantas Abipraya Dodi Perbawanto dalam siaran pers, Rabu (3/2/2021).
Dodi menambahkan, dermaga yang sedang dibangun Brantas Abipraya ini memiliki ukuran 120 x 20 meter. Pengerjaan fisik lainnya seperti trestle berukuran 60 x 12 meter telah rampung. Sedangkan untuk pengerjaan causeway 690 meter dengan progres pengerjaan 82%, lalu untuk pengerjaan reklamasi seluas 3 hektare telah diselesaikan 96%.
Pelabuhan itu diarahkan untuk lalu lintas logistik, bongkar muat kontainer, kargo serta curah cair. Dengan pemindahan kegiatan logistik ke terminal multipurpose ini, Pelabuhan Labuan Bajo akan direvitalisasi dan dikhususkan bagi kapal-kapal wisata dan kapal penumpang.
Baca Juga: Labuan Bajo Diproyeksikan sebagai Destinasi Wisata Alam dan Budaya
Lihat Juga :