BRGM Siapkan Enam Strategi untuk Percepatan Rehabilitasi Mangrove

Rabu, 03 Februari 2021 - 22:21 WIB
loading...
BRGM Siapkan Enam Strategi...
Foto Ilustrasi/Istimewa
A A A
JAKARTA - Setiap tahun, komunitas internasional merayakan Hari Lahan Basah Sedunia tiap 2 Februari. Peringatan ini diawali pada 1971 bersamaan dengan ditandatanganinya Konvensi Lahan Basah di Kota Ramsar, Iran (Konvensi Ramsar).

Pada tahun ini, Hari Lahan Basah Sedunia mengambil tema Lahan Basah dan Air (Wetlands and Water). Pengambilan tema ini berdasar pertimbangan bahwa ekosistem lahan basah sebagai penyedia air untuk kehidupan, sehingga perlu didukung restorasi terhadap ekosistem ini serta menahan laju kerusakannya. Diproyeksikan masyarakat dunia pada 2050 mencapai 10 miliar jiwa. Dengan kondisi itu, butuh 55%lebih air bersih untuk mencukupi konsumsi.

Sekretaris Jenderal Konvensi Lahan Basah, Martha Rojas Urrego, menyatakan untuk Hari Lahan Basah Sedunia, pihaknya ingin mengajak masyarakat dunia menginvestasikan tindakan nyata di lahan basah sebagai solusi alami pengelolaan air. “Memberlakukan kebijakan yang mengintegrasikan lahan basah ke dalam rencana pengelolaan. Semua adalah tindakan yang menentukan, menuju ekonomi hijau dan yang terpenting untuk membangun kembali dengan lebih baik,” kata Martha dalam rilisnya di Jakarta, Rabu (3/2/2021).

Pemerintah Indonesia, yang meratifikasi Konvensi Ramsar pada 1991 lalu, terus melakukan upaya perlindungan lahan basah. Ekosistem Gambut dan Mangrove adalah bagiannya. Presiden Joko Widodo secara serius melaksanakan kebijakan ini antara lain melalui pembentukan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) pada 22 Desember 2020. Lembaga ini melanjutkan tugas Badan Restorasi Gambut (BRG) yang berakhir tahun lalu, dengan tambahan tugas lain yaitu percepatan rehabilitasi mangrove.

Baca Juga : RI-AS Bakal Makin Mesra, Kerja Sama Ekonomi Hijau hingga Pertahanan Jadi Prioritas
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekspansi Green Economy...
Ekspansi Green Economy dan Bursa Karbon Dorong Kinerja MUTU Tumbuh Solid
Komitmen Dukung Ekonomi...
Komitmen Dukung Ekonomi Hijau, MNC Peduli Raih 2 Penghargaan di Indonesian Circular Economy Award 2025
Industri Jateng Dorong...
Industri Jateng Dorong Transisi Menuju Ekonomi Hijau Lewat Forum Dialog dan Lokakarya Interaktif
BNI Agresif Dorong Pembiayaan...
BNI Agresif Dorong Pembiayaan Hijau, Portofolio Capai Rp13,37 Triliun
Cegah Karhutla, KLH...
Cegah Karhutla, KLH Targetkan 800 Desa Mandiri Peduli Gambut di Indonesia
Indonesia Bakal Punya...
Indonesia Bakal Punya 5,3 Juta Orang Tenaga Kerja Hijau
Pengendalian Kebakaran...
Pengendalian Kebakaran Gambut, Wamenhut Dorong Penguatan SDM dan Kolaborasi ASEAN
Ancaman Karhutla: Dari...
Ancaman Karhutla: Dari Pemadaman Api Menuju Pencegahan Hotspot
Refleksi Akhir Tahun,...
Refleksi Akhir Tahun, GibranKu Institute Komitmen Wujudkan Program Prioritas Asta Cita
Rekomendasi
Gugat Polda Metro Jaya,...
Gugat Polda Metro Jaya, Roy Suryo: Penangkapannya Melanggar HAM seperti Film G30S/PKI
Hina Bosnia, Reporter...
Hina Bosnia, Reporter TV AS Akhirnya Minta Maaf
Pemerintah Ajukan RUU...
Pemerintah Ajukan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke DPR, Atur Mekanisme Penyidikan dan Sanksi
Berita Terkini
Indonesia Bakal Ciptakan...
Indonesia Bakal Ciptakan BBM Baru E20, Butuh 4 Juta KL Etanol per Tahun
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
GAPKI Soroti Indonesia...
GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved