Gowes Kian Populer Saat Pandemi, Menperin Dorong Sepeda Lokal Tersertifikasi SNI

Jum'at, 05 Februari 2021 - 11:18 WIB
loading...
Gowes Kian Populer Saat...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya mendongkrak daya saing industri sepeda lokal. Dukungan yang diberikan berupa pemberian Sertifikat Produk Penggunaan Tanda Standar Nasional Indonesia (SPPT SNI).

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, Kemenperin mendorong pelaku usaha atau produsen sepeda lokal menerapkan sistem manajemen mutu dan memberikan pelayanan.

Melalui upaya tersebut diharapkan sepeda buatan dalam negeri bisa berdaya saing. "Sekaligus mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik hingga ekspor," kata Agus dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (5/2/2021).

(Baca juga: Proyek Lintasan Sepeda BMX di Kolong Tol Becakayu Terbengkalai )

Menperin menuturkan, kewajiban SNI bagi produk sepeda roda dua tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) Nomor 30 tahun 2018 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia Sepeda Roda Dua Secara Wajib.

Aturan ini ditetapkan untuk meningkatkan daya saing industri nasional dan penciptaan persaingan usaha yang sehat dengan penerapan sistem manajemen mutu yang menjadi syarat untuk memperoleh SPPT SNI 1049:2008. "Pemberlakuan SNI ini juga bertujuan memastikan keamanan dan keselamatan pengguna sepeda roda dua," ujar Agus.

(Baca juga: Ekonomi RI Minus 2,07% di 2020, Terparah Setelah Krismon 98 )

Kemenperin berharap industri sepeda lokal semakin berkembang serta mampu memanfaatkan peluang. Karena permintaan sepeda di dalam negeri melonjak tajam khususnya di masa pandemi Covid-19 yang mencapai 8-9 juta unit.

Sementara itu, kepada salah satu produsen sepeda, PT Kreuz Bike Indonesia, Agus berpesan untuk dapat mendaftarkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) produknya. TKDN sepeda lipat Kreuz sudah cukup tinggi, sekitar 70 persen. "Yang paling krusial dari sepeda yaitu frame dan ternyata sudah bisa diproduksi sendiri oleh Kreuz," kata Agus.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamenperin Jajaki Investasi...
Wamenperin Jajaki Investasi di Rusia, dari Nuklir hingga Industri Halal
Kemenperin Kukuhkan...
Kemenperin Kukuhkan Pengurus Aspadin, Industri AMDK Dongkrak Ekonomi Nasional
Penjualan Mobil Nasional...
Penjualan Mobil Nasional di 2026 Diproyeksi Capai 850.000 Unit
Buka IIMS 2026, Menperin...
Buka IIMS 2026, Menperin Pamer Kinerja Sektor Manufaktur Nasional
Susu Tak Kunjung Masuk...
Susu Tak Kunjung Masuk Menu MBG, Kemenperin Ungkap Tantangan Teknisnya
Profil VP Sekretaris...
Profil VP Sekretaris SKK Migas yang Meninggal Akibat Kecelakaan Sepeda di Sudirman
Tour de Bintan 2026...
Tour de Bintan 2026 Hadir dengan Wajah Baru, Perkuat Daya Tarik Internasional
Krisis BBM Bayangi Aktivitas...
Krisis BBM Bayangi Aktivitas Harian, Tren Bike to Work Kembali Dilirik?
MNC University dan BPSDMI...
MNC University dan BPSDMI Kemenperin Teken MoU di PIDI 4.0, Perkuat SDM Industri Berbasis Digital dan Vokasi
Rekomendasi
Unpad Terima 4.268 Calon...
Unpad Terima 4.268 Calon Mahasiswa di Jalur SMUP 2026, Cek Tahapan Daftar Ulang
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
Berita Terkini
NHM Peduli Dampingi...
NHM Peduli Dampingi Pasien Jantung Rematik Asal Lingkar Tambang Hingga Sukses Jalani Operasi di Jakarta
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Biaya Medis Meningkat,...
Biaya Medis Meningkat, Allianz Ajak Pahami Pentingnya Perlindungan Kesehatan
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Infografis
Kelelawar Akan Selamatkan...
Kelelawar Akan Selamatkan Manusia saat Pandemi Baru Hadir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved