Dahlan Iskan: Banyak BUMN Sudah Jadi Mayat Hidup Tapi Belum Dikubur
Jum'at, 05 Februari 2021 - 21:50 WIB
loading...
A
A
A
Mantan Bos Inter Milan itu juga telah selesai menyusun klasterisasi BUMN dari 27 menjadi 12 klaster, di mana masing-masing Wakil Menteri BUMN menaungi enam klaster. Tak hanya di situ saja, sebagai langkah transformasi, Erick terus membentuk Holding BUMN.
Baca Juga: BUMN Ngebet IPO, Pengamat: Jangan Bobrok seperti Krakatau Steel
Penyusunan sendiri akan dipayungi oleh Peraturan Pemerintah (PP) perihal pembentukan holding-holding BUMN. Adapun beleid tersebut ditargetkan rampung antara 1 hingga 2 tahun mendatang. Dahlan menilai langkah Erick cukup realistis. Dengan kata lain, pembentukan holding lebih memungkinkan daripada membentuk super holding.
"Kalau saya sih yang paling realistis adalah dibentuk holding, tidak mungkin super holding satu begitu, ya realisasinya mungkin 18 atau 20 (Holding), maksimum 25 holding BUMN begitu, yang lain lain di grop-in (dimasukan) berdasarkan core busines atau kriteria tertentu, yang terpenting adalah melakukan konsolidasi ini," tutur dia.
Baca Juga: BUMN Ngebet IPO, Pengamat: Jangan Bobrok seperti Krakatau Steel
Penyusunan sendiri akan dipayungi oleh Peraturan Pemerintah (PP) perihal pembentukan holding-holding BUMN. Adapun beleid tersebut ditargetkan rampung antara 1 hingga 2 tahun mendatang. Dahlan menilai langkah Erick cukup realistis. Dengan kata lain, pembentukan holding lebih memungkinkan daripada membentuk super holding.
"Kalau saya sih yang paling realistis adalah dibentuk holding, tidak mungkin super holding satu begitu, ya realisasinya mungkin 18 atau 20 (Holding), maksimum 25 holding BUMN begitu, yang lain lain di grop-in (dimasukan) berdasarkan core busines atau kriteria tertentu, yang terpenting adalah melakukan konsolidasi ini," tutur dia.
(nng)
Lihat Juga :