Kemenko Marves: Dua Juta Data Covid-19 yang Belum Terlapor Itu Statusnya Negatif
Sabtu, 06 Februari 2021 - 14:00 WIB
loading...
A
A
A
Integrasi data masih menjadi masalah dalam penanganan Covid-19. Sejak awal pemerintah fokus pada integrasi sistem manajemen sehingga data yang disampaikan bisa divalidasi. ( Baca juga:Maluku Bakal Jadi Lumbung Ikan Nasional )
Dengan momentum pandemi Covid-19 ini, pemerintah juga terus mendorong perwujudan big data kesehatan yang menampung dan mengintegrasikan berbagai sumber data kesehatan, seperti rekam medis elektronik, BPJS Kesehatan, vaksin, dan lain sebagainya.
“Memang ini menjadi pekerjaan rumah bersama. Tapi Menko Luhut melihat pandemi ini sebagai momentum yang tepat bagi pemerintah untuk memperbaiki sistem database kita, bukan hanya di bidang kesehatan, tapi lainnya juga. Supaya ke depan kita bisa punya sistem manajemen data yang baik,” kata dia.
Dengan momentum pandemi Covid-19 ini, pemerintah juga terus mendorong perwujudan big data kesehatan yang menampung dan mengintegrasikan berbagai sumber data kesehatan, seperti rekam medis elektronik, BPJS Kesehatan, vaksin, dan lain sebagainya.
“Memang ini menjadi pekerjaan rumah bersama. Tapi Menko Luhut melihat pandemi ini sebagai momentum yang tepat bagi pemerintah untuk memperbaiki sistem database kita, bukan hanya di bidang kesehatan, tapi lainnya juga. Supaya ke depan kita bisa punya sistem manajemen data yang baik,” kata dia.
(uka)
Lihat Juga :