Kisah Manis Para Mitra GrabFood, Teknologi Pembawa Rezeki
Selasa, 09 Februari 2021 - 11:39 WIB
loading...
A
A
A
“Bahan makanan yang premium menjadi kunci untuk membuat martabak yang enak, karena kualitas memang tidak bisa bohong. Bahkan ada bahan topping yang saya langsung impor dari Jepang,” ujarnya.
Martabak Yurich dinilai konsumen tidak manis berlebihan. Hal tersebut karena bahan baku diolah sendiri, sehingga dapat diukur secara efektif. Dia melakukan riset terus-menerus untuk menghasilkan menu baru yang disenangi konsumen. “Saya dan pacar sering melakukan riset bersama. Yang utama adalah martabak kami tidak boleh terlalu manis, karena warga Medan kurang suka yang terlalu manis,” katanya.
Hally mengatakan mimpinya ke depan adalah ingin membuka cabang lebih banyak kalau perlu sampai ke luar negeri. Dia sudah menyiapkan langkah seperti mendaftarkan merek ke instansi terkait dan belajar berbagai persyaratan yang dibutuhkan. “Prioritas saat ini tentu ekspansi di Indonesia, tapi inginnya juga sampai ke Australia dan Malaysia. Pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual menjadi pending,” paparnya.
Dia mengaku berbagai rencana besar tersebut tidak dapat terwujud tanpa dukungan dari keluarga dan orang-orang terkasih. Hally mengatakan pacarnya ikut dari nol mendirikan usaha Martabak Yurich. “Kekasih saya banyak terlibat di dalam pengembangan menu baru dan juga tester rasa martabak saya. Entah kenapa lidah pacar saya itu memang bisa mewakili keinginan konsumen di Medan,” ujarnya tertawa.
Del Manggo, UMKM Minuman Kekinian Sukses Ekspansi Berkat Teknologi
Usaha lain adalah pemilik Del Mango, Adnan Imran. Ada cerita menarik di balik pendirian usaha ini. Terinspirasi dari jus-jus buah Thailand yang unik saat dirinya berlibur di negeri gajah putih tersebut, kini Adnan telah meluncurkan tujuh jenis minuman dan lima dessert kekinian di Del Manggo.
"Ayo pak segera jalan, cuacanya agak panas," pintaku kepada bapak pengemudi GrabBike.
"Siap, Del Manggo yah? Memang pas panas-panas begini minum Del Manggo," sahut bapak pengemudi seakan tahu minuman kekinian ini.
Teriknya matahari tidak mengurungkan niatku untuk berangkat ke outlet di Jalan Boulevard tersebut. Tentu juga untuk mencoba Del Manggo, yang tetap hits sejak tahun 2017.
Sesampainya di sana, nampak jelas orang-orang dengan jaket hijau bertuliskan Grab memenuhi outlet Del Manggo. Jelas saja mereka adalah mitra pengantaran GrabFood yang menunggu pesanan untuk diantarkan kepada para pelanggan. Apalagi cuaca saat itu sedang terik-teriknya, memang cocok buat nge-GrabFood saja.
Del, nama panggilan Adnan Imran, pria kelahiran Makassar 6 November menamai usahanya dengan namanya sendiri "Del Manggo", agar mudah dikenali orang-orang katanya. Saya dan Adnan telah mengatur janji untuk bertemu hari ini.
"Silakan," sambut Adnan.
Saya pun duduk sambil berbincang, di sisi kiri tak henti mitra GrabFood saling bergantian mengambil pesanan mereka. "Sungguh luar biasa orderan Del Manggo hari ini," kata ku kepada Adnan.
"Grab memang sangat membantu, bisa kita lihat sendiri panjang antrian driver yang pesan Del Manggo. Sekitar 60 persen pesanan kita sebenarnya dari GrabFood sisanya itu customer langsung. Apalagi dengan cuaca panas seperti ini. Pernah, ada satu driver sampai pesan 40 cup, itu track record terbanyak driver Grab saat ini," jawab Adnan.
Sambil berbincang santai, datanglah seorang pelayan membawa menu andalan Del Manggo ke meja kami.
Martabak Yurich dinilai konsumen tidak manis berlebihan. Hal tersebut karena bahan baku diolah sendiri, sehingga dapat diukur secara efektif. Dia melakukan riset terus-menerus untuk menghasilkan menu baru yang disenangi konsumen. “Saya dan pacar sering melakukan riset bersama. Yang utama adalah martabak kami tidak boleh terlalu manis, karena warga Medan kurang suka yang terlalu manis,” katanya.
Hally mengatakan mimpinya ke depan adalah ingin membuka cabang lebih banyak kalau perlu sampai ke luar negeri. Dia sudah menyiapkan langkah seperti mendaftarkan merek ke instansi terkait dan belajar berbagai persyaratan yang dibutuhkan. “Prioritas saat ini tentu ekspansi di Indonesia, tapi inginnya juga sampai ke Australia dan Malaysia. Pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual menjadi pending,” paparnya.
Dia mengaku berbagai rencana besar tersebut tidak dapat terwujud tanpa dukungan dari keluarga dan orang-orang terkasih. Hally mengatakan pacarnya ikut dari nol mendirikan usaha Martabak Yurich. “Kekasih saya banyak terlibat di dalam pengembangan menu baru dan juga tester rasa martabak saya. Entah kenapa lidah pacar saya itu memang bisa mewakili keinginan konsumen di Medan,” ujarnya tertawa.
Del Manggo, UMKM Minuman Kekinian Sukses Ekspansi Berkat Teknologi
Usaha lain adalah pemilik Del Mango, Adnan Imran. Ada cerita menarik di balik pendirian usaha ini. Terinspirasi dari jus-jus buah Thailand yang unik saat dirinya berlibur di negeri gajah putih tersebut, kini Adnan telah meluncurkan tujuh jenis minuman dan lima dessert kekinian di Del Manggo.
"Ayo pak segera jalan, cuacanya agak panas," pintaku kepada bapak pengemudi GrabBike.
"Siap, Del Manggo yah? Memang pas panas-panas begini minum Del Manggo," sahut bapak pengemudi seakan tahu minuman kekinian ini.
Teriknya matahari tidak mengurungkan niatku untuk berangkat ke outlet di Jalan Boulevard tersebut. Tentu juga untuk mencoba Del Manggo, yang tetap hits sejak tahun 2017.
Sesampainya di sana, nampak jelas orang-orang dengan jaket hijau bertuliskan Grab memenuhi outlet Del Manggo. Jelas saja mereka adalah mitra pengantaran GrabFood yang menunggu pesanan untuk diantarkan kepada para pelanggan. Apalagi cuaca saat itu sedang terik-teriknya, memang cocok buat nge-GrabFood saja.
Del, nama panggilan Adnan Imran, pria kelahiran Makassar 6 November menamai usahanya dengan namanya sendiri "Del Manggo", agar mudah dikenali orang-orang katanya. Saya dan Adnan telah mengatur janji untuk bertemu hari ini.
"Silakan," sambut Adnan.
Saya pun duduk sambil berbincang, di sisi kiri tak henti mitra GrabFood saling bergantian mengambil pesanan mereka. "Sungguh luar biasa orderan Del Manggo hari ini," kata ku kepada Adnan.
"Grab memang sangat membantu, bisa kita lihat sendiri panjang antrian driver yang pesan Del Manggo. Sekitar 60 persen pesanan kita sebenarnya dari GrabFood sisanya itu customer langsung. Apalagi dengan cuaca panas seperti ini. Pernah, ada satu driver sampai pesan 40 cup, itu track record terbanyak driver Grab saat ini," jawab Adnan.

Sambil berbincang santai, datanglah seorang pelayan membawa menu andalan Del Manggo ke meja kami.
Lihat Juga :