Harga Minyak Makin Galak, Naik ke Level Tertinggi dalam 13 Bulan

Selasa, 09 Februari 2021 - 15:00 WIB
loading...
Harga Minyak Makin Galak,...
Harga minyak mentah dunia terus merangsek naik seiring pemangkasan produksi oleh produsen utama dan pulihnya permintaan. Foto/Ilustrasi
A A A
SINGAPURA - Harga minyak dunia pada Selasa (9/2/2021) naik ke level tertinggi dalam 13 bulan terakhir. Kenaikan itu disinyalir terjadi karena pengurangan pasokan oleh produsen utama dan optimisme atas pemulihan permintaan bahan bakar .

Minyak mentah berjangka Brent untuk April naik USD50 sen, atau 0,8% menjadi USD61,06 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS untuk Maret berada di level USD58,37 per barel, atau naik USD40 sen, atau 0,7%.

Baca Juga: Ini Penyebab Harga Minyak Mentah RI Melambung Tinggi

Baik Brent dan WTI menyentuh level tertinggi sejak Januari 2020 di awal sesi. Harga bulan depan untuk kedua kontrak naik untuk sesi ketujuh pada hari Selasa, peningkatan beruntun terpanjang sejak Januari 2019. "Momentum kenaikan minyak tetap tidak berkurang karena harapan pemulihan global," kata Jeffrey Halley dari OANDA seperti dikutip Reuters.

Pengurangan pasokan tambahan oleh eksportir utama Arab Saudi pada Februari dan Maret, di samping pemotongan oleh produsen di Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya (OPEC +), memperketat pasokan dan menyeimbangkan pasar global.

Investor juga menaruh harapan pada pemulihan permintaan minyak ketika vaksin Covid-19 mulai didistribusikan. Sementara, nilai tukar dolar yang lemah ikut membantu menopang harga komoditas.

Namun, para analis memperingatkan bahwa kenaikan harga minyak yang cepat telah mendorong kedua kontrak berjangka minyak mentah ke wilayah jenuh beli (overbought). "Minyak mentah Brent dan WTI sekarang telah berjalan jauh di depan wilayah dukungan masing-masing dalam waktu yang singkat adalah tanda peringatan," kata Halley dari OANDA.

Baca Juga: Tersudut oleh Kejahatan Perangnya, Israel Lobi Sekutunya Tekan ICC

"Ketika itu terjadi, koreksi bisa sangat brutal, kecuali minyak sekarang mengisi dirinya untuk berkonsolidasi pada level harga ini untuk beberapa hari ke depan," sambungnya.

Stephen Innes, kepala strategi pasar global di pialang Axi, berkata, meskipun dirinya tetap sedikit berhati-hati pada level saat ini, prospek jangka menengah dan panjang untuk permintaan cukup sehat. "Dan orang dapat memahami kesediaan untuk melihat melalui beberapa ketidakpastian istilah yang tersisa untuk minyak," katanya.

Lebih lanjut, investor menantikan data persediaan minyak mingguan AS yang akan dirilis akhir pekan ini. Jajak pendapat Reuters menunjukkan pada hari Senin (8/2) stok minyak mentah dan bensin AS mungkin naik minggu lalu, sementara stok distilat turun.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
Dua Terdakwa Kasus Tata...
Dua Terdakwa Kasus Tata Kelola Minyak Mentah Divonis 6 Tahun Penjara
Uni Emirat Arab Resmi...
Uni Emirat Arab Resmi Keluar dari OPEC, Harga Minyak Bakal Meledak?
5 Terdakwa Kasus Tata...
5 Terdakwa Kasus Tata Kelola Minyak Mentah Dituntut 6-12 Tahun Penjara
Rekomendasi
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Forum ILC Jenewa, Delegasi...
Forum ILC Jenewa, Delegasi Indonesia Dorong Payung Hukum Global bagi Pekerja Digital
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
Ukraina Bisa Miliki...
Ukraina Bisa Miliki Senjata Nuklir dalam Beberapa Bulan ke Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved