Ini Penyebab Harga Minyak Mentah RI Melambung Tinggi
Selasa, 02 Februari 2021 - 23:12 WIB
loading...
Peningkatan harga rata-rata minyak mentah Indonesia (ICP) disebabkan beberapa faktor, di antaranya adanya perubahan harga minyak Internasional. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Peningkatan harga rata-rata minyak mentah Indonesia (ICP) disebabkan beberapa faktor, di antaranya adanya perubahan harga minyak Internasional . Dimana proyeksi permintaan minyak global, diyakini oleh IEA bahwa permintaan minyak global tahun 2021 naik 5,5 juta barel per hari menjadi 96,6 juta barel per hari dibandingkan tahun 2020.
"OPEC menyampaikan bahwa proyeksi permintaan minyak global tahun 2021 naik 5,9 juta barel per hari menjadi 95,9 juta barel per hari dibandingkan tahun 2020," kata Tim Harga dalam siaran pers yang diterima, Selasa (2/2/2021).
Baca Juga: Harga Minyak Mentah Dunia Tergelincir di Tengah Peningkatan Kasus Covid-19 Berdasarkan perhitungan Formula ICP, harga ICP pada bulan Januari 2021 meningkat dibanding bulan Desember 2020 yaitu mencapai USD 53,17 per barel atau naik sebesar USD5,39 per barel dari USD47,78 per barel.
Laporan EIA bulan Januari 2021 yang menyatakan stok minyak mentah AS bulan Januari 2021 mengalami penurunan sebesar 16,8 Juta barel menjadi 476,7 juta barel dibandingkan stok minyak mentah bulan Desember 2020.
"Berdasarkan IMF World Economic Outlook bulan Januari 2021, pertumbuhan ekonomi global tahun 2021 diproyeksikan meningkat sebesar 5,5%, lebih tinggi 0,3% dari proyeksi bulan sebelumnya," lanjut Tim Harga.
"OPEC menyampaikan bahwa proyeksi permintaan minyak global tahun 2021 naik 5,9 juta barel per hari menjadi 95,9 juta barel per hari dibandingkan tahun 2020," kata Tim Harga dalam siaran pers yang diterima, Selasa (2/2/2021).
Baca Juga: Harga Minyak Mentah Dunia Tergelincir di Tengah Peningkatan Kasus Covid-19 Berdasarkan perhitungan Formula ICP, harga ICP pada bulan Januari 2021 meningkat dibanding bulan Desember 2020 yaitu mencapai USD 53,17 per barel atau naik sebesar USD5,39 per barel dari USD47,78 per barel.
Laporan EIA bulan Januari 2021 yang menyatakan stok minyak mentah AS bulan Januari 2021 mengalami penurunan sebesar 16,8 Juta barel menjadi 476,7 juta barel dibandingkan stok minyak mentah bulan Desember 2020.
"Berdasarkan IMF World Economic Outlook bulan Januari 2021, pertumbuhan ekonomi global tahun 2021 diproyeksikan meningkat sebesar 5,5%, lebih tinggi 0,3% dari proyeksi bulan sebelumnya," lanjut Tim Harga.
Lihat Juga :