Pak Jokowi, Buruh Minta Subsidi Gaji Dilanjutkan

Rabu, 10 Februari 2021 - 18:33 WIB
loading...
Pak Jokowi, Buruh Minta...
Buruh meminta agar Presiden melanjutkan bantuan subsidi upah tahun ini untuk menopang daya beli. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan kembali bantuan subsidi upah (BSU) atau BLT gaji tahun ini.

"Bantuan ini menjaga daya beli, setidaknya menjaga daya beli buruh. Kan BSU diberikan pada buruh yang masih bekerja," ujar Said secara virtual, Rabu(10/2/2021).

Baca Juga: Apes! 261 Ribu Pekerja Belum Terima BLT Gaji di 2020, Tapi Tahun Ini Disetop

Dia juga mengapresiasi bantuan sosial (bansos) yang diberikan pemerintah kepada masyarakat miskin. Sementara itu, untuk orang yang menganggur memperoleh bantuan melalui Kartu Prakerja.

"Orang yang masih bekerja, akibat dia kehilangan kerja atau upahnya di bawah Rp5 juta per bulan, sekarang BSU dihilangkan, Menaker kemana aja?" cetus Said.

Dia mempertanyakan Menaker Ida Fauziyah yang dinilainya tidak bisa meyakinkan Komisi IX DPR. Dia mengingatkan janji Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menaker Ida Fauziyah soal program BSU yang dilanjutkan di tahun 2021.

"Janji ini kemana? Kok tiba-tiba tidak masuk di APBN 2021? Oleh karena itu, kami minta kepada Presiden dan pimpinan DPR agar BSU dilanjutkan, karena itu menjaga daya beli," tutur Said.

Dia menilai bahwa omongan Menaker terkait pengalihan BSU ini menjadi bentuk bantuan lain tidak mungkin dilakukan karena anggarannya saja tidak masuk di APBN 2021.

Baca Juga: Awas! BLT Subsidi Gaji Distop, Ledakan PHK Makin Besar

"Ini Ibu mau ambil uang dari mana? Kartu Prakerja itu untuk orang yang nganggur, BSU itu untuk orang yang bekerja. Daya beli buruh turun karena ancaman PHK, udah banyak yang terdampak Covid-19. Maka dari itu Pak Jokowi, mohon lanjutkan BSU ini, lakukanlah perubahan anggaran di APBN 2021," pungkas Said.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
Pemerintah Guyur Diskon...
Pemerintah Guyur Diskon Transportasi saat Libur Sekolah: Bisa jadi Penggerak Kelas Menengah
Ancaman PHK 9.000 Karyawan...
Ancaman PHK 9.000 Karyawan Mengintai RI Tiga Bulan Lagi, Ratusan Sudah Diputus Kerja
Kantongi Pendapatan...
Kantongi Pendapatan Rp16,2 Triliun di 2025, Intip Strategi MPMX Hadapi Tantangan Daya Beli
Angkat Daya Beli Konsumen...
Angkat Daya Beli Konsumen Jelang Lebaran 2026, Sarinah Tebar Diskon hingga 50%
Presiden KSPI: Said...
Presiden KSPI: Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan
Tak Hanya Mantan Presiden...
Tak Hanya Mantan Presiden dan Wapres, Prabowo Juga Undang Ketum Parpol hingga Eks Menlu
BSU Guru Madrasah Macet,...
BSU Guru Madrasah Macet, Begini Penjelasan Kemenag
Rekomendasi
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Timnas Iran Mendarat...
Timnas Iran Mendarat di Meksiko Jelang Piala Dunia 2026, Optimistis Lolos Fase Grup
Berita Terkini
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved