Movieland KEK Lido City Harapan Baru Kebangkitkan Pariwisata Indonesia

Senin, 15 Februari 2021 - 07:02 WIB
loading...
A A A
“Kehadiran Movieland dan KEK Lido City merupakan salah satu harapan baru untuk kebangkitkan parekraf di Indonesia. Apalagi kawasan ini mengkolaborasikan unsur entertainment dan hospitality. Sehingga nantinya bisa dinikmati oleh wisatawan nusantara maupun mancanegara,” paparnya.

Dia juga berharap, pembangunan Movieland ini selaras dengan arah pembangunan nasional yakni, quality tourism yang mengedepankan prinsip-prinsip berkelanjutan atau tourism sustainability practices. Serta mendukung ekosistem parekraf di sekitar kawasan maupun secara nasional.

Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto berharap KEK Lido bisa mendorong pariwisata di Indonesia. Usulan KEK telah disetujui dan telah menjadi rekomendasi kepada Presiden, dan diharapkan akan mampu menghadirkan investasi dan menyerap tenaga kerja dengan jumlah yang signifikan.

“KEK Lido diharapkan betul-betul bisa mendorong pariwisata di Indonesia. Hasilnya harus jelas, turis ke Jawa Barat juga harus yang berkualitas internasional. Ini harus menjadi yang premium juga, dan devisanya pun juga premium,” terang Menko Airlangga.

Movieland mengusung konsep pusat industri film dan drama seri (TV & OTT) yang terintegrasi, dan akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas produksi seperti backlot (lokasi shooting), sound stage (studio tertutup), peralatan produksi dengan teknologi mutakhir, hingga fasilitas pasca produksi dengan teknologi berkelas dunia.

Baca Juga : Menparekraf Sandiaga Uno Bakal Promosikan Pariwisata lewat Film

Untuk backlot, Movieland akan menghadirkan berbagai kebutuhan area shooting terbuka, seperti area perumahan, pemukiman perkotaan, nuansa kota tua hingga lokasi shooting dengan suasana pedesaan. Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan shooting adegan kolosal, Movieland menyiapkan area alam terbuka (area flexible backlot), termasuk area berlatar kerajaan-kerajaan di Indonesia.

Movieland juga dilengkapi dengan backlot berbagai fasilitas umum seperti rumah sakit, halte bus, sekolah, supermarket bahkan gedung dengan tampak muka seperti bandar udara. Fasilitas pendukung lainnya termasuk sound stage seluas 1.500 meter per segi yang dilengkapi giant green screen dan water tank maupun set khusus penunjang produksi. dimas andhika fikri
(her)
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1420 seconds (10.177#12.26)