'Raja Baru' Tenaga Listrik, Potensi Teknis PLTS di Indonesia Capai 9.000 GWp

Selasa, 16 Februari 2021 - 16:21 WIB
loading...
Raja Baru Tenaga Listrik,...
Ilustrasi PLTS. Foto/Dok SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) telah berkembang pesat dalam satu dekade terakhir. Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa mengatakan, saat ini kapasitas PLTS terpasang di dunia mencapai 627 giga watt (GW).

Bahkan, dalam laporan International Energy Agency (IEA) menyebutkan bahwa surya adalah 'raja baru' dalam penyediaan tenaga listrik di seluruh dunia menggantikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batu bara.

"Ada banyak alasan mengapa PLTS ini dipilih. PLTS sebagaimana kita tahu sebuah teknologi yang sangat unik dibandingkan teknologi pembangkit listrik lain. Sifatnya modular, mudah diakses, instalasinya tidak membutuhkan waktu lama, dan adaptif," ujarnya pada acara Central Java Solar Day 2021 secara virtual, Selasa (16/2/2021).

(Baca juga: Makin Ekonomis, PLTS Andalan untuk Capai Target Bauran Energi )

Dia melanjutkan, IEA juga memperkirakan selama 4-5 tahun ke depan PLTS akan tumbuh rata-rata sebesar 130-170 GW per tahun. Sementara di Indonesia juga mempunyai potensi energi surya yang sangat besar sekitar 200 GW.

Hasil kajian IESR menunjukkan bahwa potensi teknis PLTS di Indonesia mencapai lebih dari 9.000 giga watt peak (GWp) dan potensi pembangkitan hingga 13.000 terra watt hour (TWh) per tahun.

(Baca juga: Sah, 2025 Jaguar Akhirnya Jadi Pabrikan Mobil Listrik )

"Ini dengan memperhitungkan semua lahan yang bisa dipasang PLTS. Dengan memperkirakan lahan yang ada, radiasi matahari, dan potensi energi terbarukan lainnya kita bisa mencapai 100%," tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
HGII Perkuat Posisi...
HGII Perkuat Posisi di Segmen Hidro, Tulang Punggung EBT Nasional dalam RUPTL 2025–2034
Mengulik Strategi Indonesia...
Mengulik Strategi Indonesia dalam Mengejar PLTS 100 GW, Apa yang Dibutuhkan?
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
DDPI Group Raih Sejumlah...
DDPI Group Raih Sejumlah Penghargaan di TOP CSR Awards 2026
Kebut Transisi Energi,...
Kebut Transisi Energi, PLTS 1,3 GW Sudah Terealisasi
Blackout Sumatera Harus...
Blackout Sumatera Harus Jadi Alarm Penguatan Transmisi
Dorong Energi Bersih,...
Dorong Energi Bersih, ABCPI Pasang PLTS Atap di Pabrik Karawang
Pengoperasian PLTS Atap...
Pengoperasian PLTS Atap di Surabaya, Komitmen Energi Bersih dan Perkuat Daya Saing Global
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Konser BTS Jakarta 2026...
Konser BTS Jakarta 2026 Jadi 3 Hari, Pramono Sebut Berdampak Besar bagi Ekonomi
Berita Terkini
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved