Menko Perekonomian Menerima Menparekraf Sandiaga Uno dan Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo
Selasa, 16 Februari 2021 - 20:09 WIB
loading...
Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo, Menko Airlangga Hartarto, dan Menparekraf Sandiaga Uno. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dan Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membahas rencana program kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dalam skema besar Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021.
"Hari ini kita diberikan komitmen bahwa kita harus bangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dengan program-program yang berbasis data, terukur, tepat sasaran, dan juga tepat manfaat," kata Menparekraf Sandiaga Uno usai pertemuan, di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (16/2/2021). ( Baca juga:Kisah Inspiratif UKM Sepatu Prabu Dapat Bertahan di Masa Pandemi Covid-19 )
Beberapa program yang menjadi fokus pembicaraan adalah rencana untuk melanjutkan dan memperluas dana hibah pariwisata.
Di tahun 2020 hibah pariwisata yang merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tercatat sebesar Rp3,3 triliun. Program ini tujuan utamanya membantu pemerintah daerah serta industri hotel dan restoran yang sedang mengalami gangguan finansial. Selain itu program pemulihan akibat pandemi yang terealisasi sebesar 69,47% atau sebesar Rp2,26 triliun.
Diharapkan penyaluran anggaran tersebut bisa dilanjutkan di tahun ini dan diperluas. Di antaranya kepada usaha pariwisata yang membayar pajak hiburan, biro perjalanan wisata, dan lainnya.
"Hari ini kita diberikan komitmen bahwa kita harus bangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dengan program-program yang berbasis data, terukur, tepat sasaran, dan juga tepat manfaat," kata Menparekraf Sandiaga Uno usai pertemuan, di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (16/2/2021). ( Baca juga:Kisah Inspiratif UKM Sepatu Prabu Dapat Bertahan di Masa Pandemi Covid-19 )
Beberapa program yang menjadi fokus pembicaraan adalah rencana untuk melanjutkan dan memperluas dana hibah pariwisata.
Di tahun 2020 hibah pariwisata yang merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tercatat sebesar Rp3,3 triliun. Program ini tujuan utamanya membantu pemerintah daerah serta industri hotel dan restoran yang sedang mengalami gangguan finansial. Selain itu program pemulihan akibat pandemi yang terealisasi sebesar 69,47% atau sebesar Rp2,26 triliun.
Diharapkan penyaluran anggaran tersebut bisa dilanjutkan di tahun ini dan diperluas. Di antaranya kepada usaha pariwisata yang membayar pajak hiburan, biro perjalanan wisata, dan lainnya.
Lihat Juga :