Vaksinasi Tahap II, Pedagang Pasar Tanah Abang dan Petugas KAI Bakal Disasar
Rabu, 17 Februari 2021 - 00:53 WIB
loading...
A
A
A
“Ada beberapa cara untuk pemberian vaksinasi tahap kedua ini nantinya, yaitu berbasis faskes, berbasis institusi, vaksinasi massal di tempat, dan vaksinasi massal bergerak, seperti vaksinasi bagi pedagang pasar yang akan dilakukan di pasar sehingga tidak lagi penerima vaksin harus datang ke faskes,” ujarnya.
Sementara itu, Joni Martinus, VP Public Relations PT. Kereta Api Indonesia (KAI), dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan, pihaknya menyambut baik dan mendukung penuh program vaksinasi ini karena memang petugas pelayanan publik memiliki mobilitas tinggi. Terutama bagi petugas pelayanan penumpang dan pelayanan umum PT KAI.
"Untuk menyiapkan vaksinasi, kami memiliki klinik mediska yang tersebar di seluruh daerah operasi kereta api (Daop) kami di seluruh Pulau Jawa dan Sumatra yang telah kami daftarkan sebagai tempat pelaksanaan vaksinasi,” terang Joni.
Selain itu lanjut Joni, PT KAI sudah mengikutsertakan dokter dan perawat di beberapa daerah operasi perusahaan untuk mengikuti pelatihan vaksinator. Tentu dengan langkah-langkah ini akan memperkuat dan mempercepat memperlancar proses vaksinasi di PT KAI. Ada kurang lebih 13.526 orang yang terkait dengan petugas layanan publik di PT KAI.
Sebagai ilustrasi, dalam satu hari kerja normal KRL yang dioperasikan PT KAI di Jabodetabek melayani 1,2 juta pergerakan penduduk dan untuk di masa pandemi bisa melayani hingga 400 ribu orang. Kereta api jarak jauh di masa pandemi pun masih melayani 30 ribu orang.
Sementara itu, Joni Martinus, VP Public Relations PT. Kereta Api Indonesia (KAI), dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan, pihaknya menyambut baik dan mendukung penuh program vaksinasi ini karena memang petugas pelayanan publik memiliki mobilitas tinggi. Terutama bagi petugas pelayanan penumpang dan pelayanan umum PT KAI.
"Untuk menyiapkan vaksinasi, kami memiliki klinik mediska yang tersebar di seluruh daerah operasi kereta api (Daop) kami di seluruh Pulau Jawa dan Sumatra yang telah kami daftarkan sebagai tempat pelaksanaan vaksinasi,” terang Joni.
Selain itu lanjut Joni, PT KAI sudah mengikutsertakan dokter dan perawat di beberapa daerah operasi perusahaan untuk mengikuti pelatihan vaksinator. Tentu dengan langkah-langkah ini akan memperkuat dan mempercepat memperlancar proses vaksinasi di PT KAI. Ada kurang lebih 13.526 orang yang terkait dengan petugas layanan publik di PT KAI.
Sebagai ilustrasi, dalam satu hari kerja normal KRL yang dioperasikan PT KAI di Jabodetabek melayani 1,2 juta pergerakan penduduk dan untuk di masa pandemi bisa melayani hingga 400 ribu orang. Kereta api jarak jauh di masa pandemi pun masih melayani 30 ribu orang.
Lihat Juga :