Ide Erick Thohir Kembalikan Himbara ke Khitah, Pengamat: Baiknya Bersifat Luwes

Rabu, 17 Februari 2021 - 11:25 WIB
loading...
Ide Erick Thohir Kembalikan...
Arahan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir ihwal anggota bank Himbara kembali ke core business (bisnis utama) memunculkan reaksi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Arahan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir ihwal anggota bank Himbara kembali ke core business (bisnis utama) memunculkan reaksi beberapa pihak. Langkah kembalikan bank Himbara ke khitah dinilai perlu mempertimbangkan posisi nasabah antara anggota Himbara.

Staf Ahli Pusat Studi BUMN dan Pengamat Perbankan, Paul Sutaryono mengatakan, ide Himbara untuk kembali ke khittah atau pedoman awal merupakan gagasan lama. Dia menilai, langkah itu bisa diterapkan, namun perlu kebijakan yang luwes agar tidak terjadi tarik menarik antara nasabah.

"Sesungguhnya ide supaya bank BUMN kembali pada core business mereka itu bagai kembali era pada sekitar 1980-an. Yang perlu dipertimbangkan adalah bisa tarik menarik nasabah korporasi antara Bank Mandiri dan BNI serta Bank BRI. Jadi sebaiknya pembagian bisnis itu bersifat luwes," ujar Paul saat dihubungi MNC Portal Indonesia Rabu (17/2/2021).

Baca Juga: Himbara Diminta Kembali ke Khitah, Angin Segar dari Erick Thohir

Sementara Anggota Komisi XI DPR Misbakhun mendukung, penuh langkah Erick Thohir yang ingin menertibkan bisnis Bank BUMN agar kembali pada sektornya masing-masing. Dengan fokus pada sektor masing-masing maka akan memperkuat kinerja bank BUMN serta menghilangkan persaingan tidak sehat yang terjadi dalam Himbara.

"Saya setuju dengan wacana dari Menteri BUMN agar bank fokus pada bidangnya masing-masing. Seperti BTN akan fokus sepenuhnya pada pembiayaan perumahan terutama perumahan bersubsidi. Untuk BRI fokus pada UMKM juga sangat bagus. Karena core competence serta pembidangan dan sejarah lahirnya BRI untuk mengurusi UMKM," ujar Misbakhun ketika dihubungi.

"Saya setuju dengan wacana dari Menteri BUMN agar bank fokus pada bidangnya masing-masing. Seperti BTN akan fokus sepenuhnya pada pembiayaan perumahan terutama perumahan bersubsidi. Untuk BRI fokus pada UMKM juga sangat bagus. Karena core competence serta pembidangan dan sejarah lahirnya BRI untuk mengurusi UMKM," ujar Misbakhun kemarin.

Menurut Misbakhun sudah sewajarnya BTN diberikan sepenuhnya anggaran kuota untuk rumah bersubsidi, Karena BTN punya sejarah panjang dan pengalaman serta data yang sangat memadai bagaimana mengelola sektor pembiayaan perumahan ini.

"BTN lah yang saat ini berkorban dengan sangat luar biasa mencari pendanaan dan konsisten dalam lini pembiayaan perumahan ini," tegasnya.

Baca Juga: Erick Thohir Akui Kemarahannya Bisa Berujung pada Pemecatan Bos BUMN Begitu juga dengan BRI, sejarah lahirnya BRI sangat berhubungan erat dengan sektor UMKM. Misbakhun menuturkan, pembidangan ini harus semakin dikuatkan dalam bentuk strategi dan visi misi. Kemudian diterapkan dalam sebuah arahan yang bisa diimplementasikan.

Erick Thohir mengutarakan, Himbara kembali ke core business untuk memperjelas model bisnis sekaligus keberpihakan Himbara pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), para profesional, dan korporasi yang menjadi pasar Himbara.

"Setiap bank yang ada di Himbara saya minta harus ada core fokusnya. Ini tidak kalah pentingnya, bisnis model dan keberpihakannya jelas," ujar Erick.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
Dirut Himbara Dikumpulin...
Dirut Himbara Dikumpulin Dasco Bersama Mensesneg, Bahas Apa?
BI Rate Naik, LPS Tetap...
BI Rate Naik, LPS Tetap Tahan Tingkat Bunga Penjaminan 3,5%
Arus Kas Kontraktor...
Arus Kas Kontraktor Seret, Danantara Diminta Selamatkan Proyek Sekolah Rakyat
Rupiah Terus Tergerus,...
Rupiah Terus Tergerus, OJK Sebut Industri Perbankan RI Masih Memadai Hadapi Ancaman
Pasar Modal Dapat Sentimen...
Pasar Modal Dapat Sentimen Positif, BRI Siap Melaju dengan Fundamental Kuat
Mahasiswa MNC University...
Mahasiswa MNC University Pelajari Praktik Layanan Pelanggan Industri Perbankan melalui Company Visit ke Halo BCA
Prabowo Janjikan Buruh...
Prabowo Janjikan Buruh Tidak Ngontrak Lagi
Rekomendasi
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
10 Pertandingan Terbaik...
10 Pertandingan Terbaik dalam Sejarah Piala Dunia: Ada Tangan Tuhan Maradona hingga Magis Messi
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved