Perusahaan Unicorn Indonesia Segera IPO, Pandu Sjahrir: Waktunya Pas

Rabu, 17 Februari 2021 - 16:04 WIB
loading...
Perusahaan Unicorn Indonesia...
Merespons rencana perusahaan unicorn yakni perusahaan dengan nilai kapitalisasi lebih dari USD1 miliar untuk IPO, menurut Komisaris Bursa Efek Indonesia (BEI), Pandu Sjahrir waktunya cukup pas. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Komisaris Bursa Efek Indonesia (BEI) , Pandu Sjahrir menyambut baik rencana perusahaan unicorn asal Indonesia atau perusahaan dengan nilai kapitalisasi lebih dari USD1 miliar untuk melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) . Menurutnya momentum pandemi Covid-19 yang terjadi sejak tahun lalu turut jadi faktor penting.

“Memang waktunya cukup pas ya, melihat momentum gara-gara covid banyak sekali orang berubah dari bisnis offline menjadi online dan ini bisa kelihatan dari performance banyak perusahaan teknologi,” ujar Pandu menanggapi rencana IPO Unicorn.

Baca Juga: Ayo Perusahaan Unicorn Melantai di Bursa Saham, BEI Sudah Siap-siap

Menurutnya, saat ini banyak pelaku di bidang perusahaan teknologi yang melihat besarnya potensi public market dan sudah melihat bursa sebagai salah satu tempat untuk fundraising ataupun berubah menjadi perusahaan publik.

Pandu juga yakin bahwa go public unicorn ini bisa mendorong perluasan kapitalisasi pasar Bursa Indonesia, karena dengan besarnya valuasi yang dimiliki, perusahaan-perusahaan tersebut sudah tidak bisa lagi disebut startup.

“Sekarang banyak sekali teman-teman melihat public market itu mungkin jauh lebih dalam dibandingkan private market, dan untuk sebagian besar perusahaan ini nggak bisa disebut sebagai start up. Mereka sudah merupakan perusahaan yang cukup besar dari sisi kapitalisasi pasar,” terangnya.

Terkait opsi yang akan diambil perusahaan unicorn dalam melakukan IPO, Pandu mengatakan bahwa hal itu tergantung dari bentuk perusahaan masing-masing. Namun Pandu meyakinkan, bahwa ada beberapa manfaat yang akan didapatkan perusahaan jika nantinya listing di bursa Indonesia. Mulai dari sisi founder share, kemudian sisi income tax, dan sisi stakeholder engagement.

“Sebagai seorang perusahaan publik akan lebih mudah untuk mendapatkan pendanaan-pendanaan lain di luar equity seperti pinjaman dan lain-lain. Jadi itu salah satu positifnya,” tambah Pandu.

Baca Juga: Merger Unicorn Harus Dongkrak Penjualan Produk Lokal

Seperti diketahui, beberapa lalu santer dikabarkan bahwa sebuah perusahaan digital berstatus unicorn di Indonesia akan segera melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam waktu dekat. Hal ini sudah menjadi fokus Pandu Sjahrir sejak diangkat menjadi Komisaris BEI pada tahun lalu, selain menargetkan kaum milenial untuk masuk ke pasar modal.

“Saya ingin menggandeng perusahaan-perusahaan startup dan teknologi untuk bisa menjadi emiten di pasar modal kita,” terangnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Ambruk 3,56% ke...
IHSG Ambruk 3,56% ke 5.883 Sore Ini, Tekanan Jual Hantam Nyaris Seluruh Sektor
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
OJK dan Bareskrim Usut...
OJK dan Bareskrim Usut Dugaan Pidana Pasar Modal, MA Pastikan Dana Nasabah Aman
Rekomendasi
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
Ini Daftar Hakim yang...
Ini Daftar Hakim yang Bakal Mengadili Dokter Tifa dan Roy Suryo
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Berita Terkini
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved