Matahari Department Store Telan Kerugian Rp873 Miliar Sepanjang 2020

Kamis, 18 Februari 2021 - 09:52 WIB
loading...
Matahari Department...
PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) mencatatkan kerugian sepanjang tahun 2020 yang tercatat dalam laporan keuangan kuartal IV-2020 perseroan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) mencatatkan kerugian sepanjang tahun 2020. Pada laporan keuangan kuartal IV-2020 perseroan mencatatkan rugi sebesar Rp873,18 miliar atau berbanding dengan tahun lalu yang untung Rp1,33 triliun.

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), pendapatan bersih perseroan di kuartal IV-2020 tercatat sebesar Rp4,83 triliun atau turun 52,91 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp10,27 triliun, dengan rugi per saham dasar Rp332.

Baca Juga: Corona Bikin Bisnis Meredup, Matahari Tutup 7 Gerai Besar

Adapun pendapatan perseroan terdiri atas penjualan eceran, penjualan konsinyasi-bersih dan pendapatan jasa. Penjualan eceran tercatat Rp3,09 triliun atau lebih rendah dari sebelumnya Rp6,55 triliun. Kemudian, penjualan konsinyasi-bersih tercatat Rp1,69 triliun atau lebih rendah dari sebelumnya Rp3,59 triliun dan pendapatan jasa tercatat Rp50,28 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp125,42 miliar.

LPPF mencatatkan adanya penurunan beban pokok pendapatan di kuartal IV-2020 sebesar Rp2 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp4,12 triliun. Selain itu, Matahari juga mencatat adanya penurunan beban usaha sebesar Rp3,45 triliun dari sebelumnya Rp4,39 triliun.

Baca Juga: Ada PPKM Mikro, Pengusaha Ritel Sumringah

Matahari Department Store mencatatkan liabilitas sebesar Rp5,73 triliun dan ekuitas Rp581,118 miliar. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi Rp6,31 triliun dibanding tahun 2019 sebesar Rp4,83 triliun.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Watsons Apotek Bintaro...
Watsons Apotek Bintaro Sektor 9 Resmi Dibuka, Perkuat Jaringan Health & Beauty Retail di Indonesia
Di Balik Booming Bisnis...
Di Balik Booming Bisnis F&B Indonesia, Ada Silent Killer Ekspansi
Rayakan 185 Tahun Bangun...
Rayakan 185 Tahun Bangun 17.000 Toko! Watsons Hadirkan Apresiasi dan Promo Spesial
Makeover Massal, 7-Eleven...
Makeover Massal, 7-Eleven Resmi Tutup 600 Toko Tahun Ini
Kehadiran Ritel Premium...
Kehadiran Ritel Premium Dituntut Hadirkan Nilai Lebih untuk Pelanggan
Iduladha, The Park Pejaten...
Iduladha, The Park Pejaten Bagikan Hewan Kurban bagi Masyarakat Sekitar
Beasiswa S1 Alfamidi...
Beasiswa S1 Alfamidi Jadi Strategi Cetak SDM Unggul di Industri Ritel Modern
Minimarket, Warung,...
Minimarket, Warung, dan Emosi yang Perlu Didisiplinkan
Rekomendasi
Babak Kedua Prancis...
Babak Kedua Prancis vs Irak Tertunda Akibat Badai Petir
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Dapat Jalur Relatif Mudah ke Semifinal Piala Dunia 2026
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Berita Terkini
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved