Gabung ke AFC, Guru Asal Makassar Ini Mengaku Punya Penghasilan Hingga Rp500 Juta Per Tahun

Kamis, 18 Februari 2021 - 22:12 WIB
loading...
Gabung ke AFC, Guru...
foto/ilustrasi/ist
A A A
JAKARTA - Nasib Husniar, seorang guru asal Makassar, Sulawesi Selatan, kini tak sama lagi dengan sebelumnya. Husniar mengaku kini mampu mewujudkan banyak impian setelah bergabung dengan bisnis multilevel marketing AFC. Pasalnya, setelah bergabung dengan AFC, Husniar punya penghasilan sampai Rp500 juga atau setengah miliar dalam setahun.

Ia menceritakan sebelum bergabung ke AFC pendapatannya hanya sekitar Rp4 juta per bulan. Nah sejak bergabung di AFC pada pertengahan 2019 lalu ia mampu memperoleh penghasilan hingga Rp40 juta per bulan. Dengan demikian, ia mampu meraih pendapatan hingga Rp500 juta per tahun. ( Baca juga:Balai Kemenperin di Yogyakarta Punya Sumbangsih atas GeNose C19 )

"Pendapatan saya bulan Januari 2021 kemarin hampir Rp40 juta. Bulan Desember 2020 juga sekitar Rp40 juta. Sebelumnya, gaji saya sebagai seorang guru hanya Rp4 juta per bulan," katanya melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Kamis (18/2/2021).

Husniar mengakui, sulit bagi dirinya untuk mewujudkan impiannya apabila hanya mengandalkan gaji seorang guru. Makanya, ia langsung tertarik ketika diajak bergabung ke bisnis AFC pada tahun 2019 lalu.

"Sebagai seorang guru, saya memiliki impian untuk bisa bermanfaat bagi orang lain. Di bisnis AFC ini kita bisa membantu orang lain agar memperoleh kesehatan. Di sisi lain, kita juga bisa mendapat pemasukan tambahan," tuturnya.

Kerja keras yang ia lalui selama bergabung di AFC terbayarkan saat dirinya meraih penghargaan dengan mencapai level Toreda. Atas pencapaian tersebut, ia pun mendapat bonus sekaligus fasilitas jalan-jalan ke Dubai.

"Tahun 2020 lalu saya mencapai Toreda sehingga mendapat dua tiket gratis ke Dubai," paparnya.

Saat ini AFC Indonesia tengah menjadi salah satu perusahaan multilevel marketing (MLM) yang sedang naik daun. Hal itu karena bisnis MLM ini memiliki sistem yang jelas, memiliki surat izin usaha penjualan langsung (SIUPL), tidak membebani anggota, dan memiliki produk berkualitas bagus.

AFC yang sudah hadir di Singapura, Malaysia, Korea, Taiwan, dan China kini hadir di Indonesia melalui distributor tunggalnya, PT H&E Dermatech Indonesia. PT H&E Dermatech Indonesia adalah perusahaan yang berdiri sejak tahun 2015 yang sudah teruji integritasnya dalam hal penyediaan makanan dan minuman serbuk di Indonesia.

Co Founder PT H&E Dermatech Indonesia (AFC Indonesia) Michael Tampi menjelaskan, konsep bisnis penjualan langsung yang dikembangkan AFC Indonesia menjadi keunggulan tersendiri karena skema penjualan yang telah dibangun AFC Indonesia itu memiliki konsumen tetap yang pada masa sekarang ini relatif cukup sulit untuk dibangun.

“Konsep bisnis penjualan langsung menjadi keunggulan karena telah memiliki konsumen tetap yang pada masa sekarang ini relatif cukup sulit untuk dibangun," tambah Michael. ( Baca juga:Hanya Digaji Rp2,4 Juta/Bulan, Ratusan Kades di OKU Tuntut Kenaikan Gaji )

Dengan semakin berkembangnya teknologi digital di Indonesia, menurut Michael, juga turut mengubah strategi penjualan di sektor usaha penjualan langsung. Kini penjualan dapat dilakukan dengan mudah melalui berbagai media digital. Melalui penggunaan internet dan teknologi informasi, PT H&E Dermatech Indonesia (AFC Indonesia) kini langsung dapat terhubung dan semakin dekat dengan para mitra usahanya dan membantu para mitra usahanya merencanakan serta mencapai keuntungan yang dijanjikan.

"AFC Indonesia percaya, para anggota dan member kami memiliki semangat serta karakter yang gigih dan ulet untuk memanfaatkan kemajuan teknologi tersebut serta terus berinovasi dan beradaptasi dalam melakukan penjualan," tutup Michael.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
Mengubah Kekecewaan...
Mengubah Kekecewaan Pelanggan Menjadi Kerajaan Bisnis Payung Kelas Dunia
DADA Ungkap Strategi...
DADA Ungkap Strategi Bisnis Properti di Program Mini MBA Real Estate CSEL UI
Nisab Zakat Penghasilan...
Nisab Zakat Penghasilan Naik, Nilainya Setara 85 Gram Emas 14 Karat
Pekerja Muda Beralih...
Pekerja Muda Beralih ke Peluang Usaha Minim Risiko demi Stabilitas Finansial
China-ASEAN Business...
China-ASEAN Business and Investment Summit, Kadin Buka Peluang Bisnis dan Investasi
23 Pemain Timnas Indonesia...
23 Pemain Timnas Indonesia U-17 Proyeksi Piala Asia U17 2026
AFC Tunda Sejumlah Pertandingan...
AFC Tunda Sejumlah Pertandingan Kompetisi Asia Buntut Serangan AS-Israel ke Iran
Indonesia Didenda AFC...
Indonesia Didenda AFC Buntut Keterlambatan Administrasi Duel Lawan Mali U-23, Sumardji: Kami Pasti Bayar
Rekomendasi
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
Berita Terkini
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Infografis
Digaji Rp3 Triliun per...
Digaji Rp3 Triliun per Tahun, Cristiano Ronaldo Gabung Al-Nassr
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved