BI Targetkan Penambahan Merchant QRIS di Sumut hingga 500 Ribu Tahun Ini

Jum'at, 19 Februari 2021 - 23:16 WIB
loading...
BI Targetkan Penambahan...
Foto/Wahyudi Aulia Siregar/SINDOnews
A A A
DAIRI - Bank Indonesia terus berupaya memperluas penggunaan transaksi pembayaran secara digital di Sumatera Utara. Salah satunya dengan menambah merhant-merchant yang dapat menerima penggunaan transaksi QRCode Indonesian Standart (QRIS) .

Direktur Bank Indonesia Wilayah Sumatera Utara Andi S. Wiyana mengatakan, saat ini telah ada sekira 240 ribu merchant QRIS di Sumatera Utara. Terdiri dari merchant kuliner, belanja, hingga wahana wisata. Jumlah itu tumbuh lebih dari 10% dibandingkan tahun lalu.

"Ada pertumbuhan sekitar belasan persen. Tapi kita belum bisa merinci klasifikasi merchantnya," kata Andi di sela-sela peluncuran marketplace visitdairi.com di Taman Wisata Iman, Dairi, Sumatera Utara, Jumat (19/2/2021). ( Baca juga: BI Sanjung Kaum Milenial yang Gerakkan Ekonomi Digital )

Andi lebih lanjut mengatakan, pada tahun ini mereka menargetkan penambahan merchant QRIS yang jauh lebih besar lagi. Mereka memproyeksikan jumlah merchant dapat bertambah hingga dua kali lipat menjadi sekira 500 ribu merchant.

"Iya kita harapannya bisa menembus dua kali lipat dari tahun ini. Saat ini kita terbanyak di luar Pula Jawa," tukasnya.

Andi mengungkapkan, untuk merealisasikan target tersebut, mereka akan bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi untuk lebih meningkatkan implementasi dari pembayaran nontunai.

'Kita lihat di masa pandemi ini, pembayaran dengan nontunai ini yang bisa membuat teman-teman UKM khususnya di bidang kreatif, tetap hidup bahkan lebih maju," pungkasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Rupiah Terus Melemah,...
Rupiah Terus Melemah, BI Keluarkan Lima Jurus Tambahan
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Dilema Bank Indonesia:...
Dilema Bank Indonesia: Menjaga Rupiah demi Menjaga Masa Depan Ekonomi
Rekomendasi
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Solusi Cerdas Berlibur:...
Solusi Cerdas Berlibur: Perjalanan Nyaman dengan Layanan Paylater
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
Berita Terkini
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved