Rektor IPB Tegaskan Indikator Ketahanan Pangan RI Unggul dari Negara Lain
Minggu, 21 Februari 2021 - 07:42 WIB
loading...
A
A
A
Di samping itu, Arif juga merasa bangga karena ekspor pertanian mengakami kenaikan sebesar 15%. Apalagi, kenaikan tersebut terjadi ketika seluruh negara di dunia mengalami krisis berkepanjangan akibat pandemi virus Covid 19. "Makanya ketahanan pangan harus kita wujudkan karena pertanian adalah tulang punggung," katanya.
Baca Juga: Bendungan Tukul Pacitan Diresmikan, Presiden Jokowi: Bisa Perkuat Ketahanan Pangan
Mengenai hal ini, Arif meminta seluruh dosen, peneliti, mahasiswa, para petani dan semua pihak yang terlibat dalam proses pembangunan bangsa untuk memberi kontribusi nyata terhadap kekuatan sektor pertanian Indonesia.
"Saya berharap semua orang berlari mengejar ketertinggalan. Itulah kenapa mindset menjadi penting untuk membuat suatu perubahan. Nah saya yakin di Indonesia untuk membangun pertanian menuju puncak perlu belajar, berlatih, mengatur strategi dan tekad kuat. Karena itu pembangunan Agro Maritim 4.0 menjadi sangat penting," katanya.
Baca Juga: Bendungan Tukul Pacitan Diresmikan, Presiden Jokowi: Bisa Perkuat Ketahanan Pangan
Mengenai hal ini, Arif meminta seluruh dosen, peneliti, mahasiswa, para petani dan semua pihak yang terlibat dalam proses pembangunan bangsa untuk memberi kontribusi nyata terhadap kekuatan sektor pertanian Indonesia.
"Saya berharap semua orang berlari mengejar ketertinggalan. Itulah kenapa mindset menjadi penting untuk membuat suatu perubahan. Nah saya yakin di Indonesia untuk membangun pertanian menuju puncak perlu belajar, berlatih, mengatur strategi dan tekad kuat. Karena itu pembangunan Agro Maritim 4.0 menjadi sangat penting," katanya.
(fai)
Lihat Juga :