OPEC dan AS Pangkas Produksi, Harga Minyak Melonjak

Senin, 18 Mei 2020 - 12:19 WIB
loading...
OPEC dan AS Pangkas...
Harga minyak mentah naik lebih USD1 per barel setelah Amerika Serikat dan OPEC pangkas produksi. Foto/Istimewa
A A A
NEW YORK - Harga minyak mentah melonjak lebih dari USD1 per barel pada Senin (18/5/2020), merupakan lonjakan tertinggi lebih dari sebulan. Kenaikan harga minyak didukung oleh pelonggaran lockdown di banyak negara dan penurunan produksi minyak.

Melansir dari Reuters, harga minyak mentah Brent International naik USD1,34 atau 4,1% menjadi USD33,84 per barel pada pukul 12:44 GMT, merupakan kenaikan tertinggi sejak 13 April. Harga minyak mentah Amerika Serikat, West Texas Intermediate (WTI) naik USD1,40 atau 4,8% ke level USD30,83 per barel, tertinggi dalam sembilan minggu atau sejak 16 Maret 2020.

Harga minyak WTI naik karena perusahaan-perusahaan energi AS memangkas jumlah rig minyak dan gas bumi, untuk menurunkan produksi. Ini pemangkasan rig terendah selama dua minggu berturut-turut.

Dan harga minyak diperkuat dengan pandangan optimis dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell, soal pemuliha ekonomi Amerika Serikat di akhir tahun ini. Baca: Harga Minyak Kembali Naik Jelang Pertemuan OPEC+

"Dengan asumsi tidak ada gelombang kedua dari virus corona, saya pikir perekonomian akan pulih terus pada paruh kedua tahun ini," kata Powell.

Nilai positif harga minyak juga ditopang oleh pengurangan produksi dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, termasuk Rusia. Negara eksportir minyak utama dunia, Arab Saudi mengumumkan pemotongan 1 juta barel per hari pada Juni mendatang.

Mengutip surat kabar Kuwait, Al Rai, langkah Saudi ini diikuti oleh Kuwait yang sepakat menghentikan produksi minyak dari ladang bersama Kuwait dan Saudi yaitu Al-Khafji selama satu bulan, mulai dari 1 Juni mendatang.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Rekomendasi
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved