Tak Masalah Tesla Pilih India, RI Bisa Tarik Investasi Calon Mitra Lainnya

Senin, 22 Februari 2021 - 13:35 WIB
loading...
Tak Masalah Tesla Pilih...
Analis menilai Indonesia memiliki banyak peluang untuk menarik investor selain Tesla untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di dalam negeri. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Perusahaan mobil listrik asal Amerika Serikat, Tesla Inc memilih India untuk membangun pabrik mobil listrik . Menanggapi hal tersebut, Analis PT Pefindo Martin Pandiangan mengatakan, hal itu tak masalah karena Indonesia memiliki sumber daya yang relatif besar dan juga implementasi dari penerapan regulasi yang cenderung efektif.

Baca Juga: Menakar Penyebab Tesla Memilih India daripada Indonesia Soal Mobil Listrik

Indonesia memiliki cadangan nikel sekitar 52% dari cadangan dunia yang dipastikan akan memainkan peran penting dalam industri nikel global termasuk dalam hal untuk baterai kendaraan listrik. Hal ini dinilainya akan menarik investasi dari calon-calon mitra lainnya yang tertarik mengembangkan pabriknya di Indonesia.

"Melihat hal ini sebenarnya masih banyak peluang untuk Indonesia bisa mendapatkan mitra-mitra strategis lainnya," ujarnya pada Market Review IDX Channel, Senin (22/2/2021).

Menurut dia, untuk membentuk suatu ekosistem baterai listrik di Indonesia memerlukan waktu yang sangat panjang dan tidak bisa diimplementasikan dalam waktu cepat.

Di sisi lain, permintaan terhadap stainless steel saat ini meningkat seiring dengan pemulihan ekonomi global khususnya untuk di China. "Jadi terlihat juga dari segi harga komoditas nikel yang cenderung pulih dalam beberapa bulan terakhir. Ini didorong dari permintaan stainless steel dari China yang mulai membaik," ungkapnya.

Baca Juga: Soal Jabatan Presiden 3 Periode, Iwan Fals Malah Sebut Ahok dan Rocky Gerung

Sebelumnya, Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah juga mengatakan bahwa Indonesia mempunyai potensi besar untuk menjadi produsen kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB). Potensi tersebut telah dilirik oleh banyak investor asing maupun dalam negeri.

Langkah penting selanjutnya adalah merancang bentuk kerja sama agar pemanfaatan sumber daya yang ada bisa lebih optimal. Di samping itu, konsistensi kebijakan pemerintah juga diperlukan agar pengembangan kendaraan listrik di Tanah Air berhasil.

"Tesla bukanlah satu-satunya leader dalam pengembangan kendaraan listrik. Untuk itu, Indonesia tidak boleh berfokus pada satu pihak saja," tuturnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Rekomendasi
Ichsanuddin Noorsy:...
Ichsanuddin Noorsy: UGM Berada di Titik Nadir dalam Kasus Ijazah Jokowi
Guru MI di Karawang...
Guru MI di Karawang Dilatih Kuasai E-LKPD Berbasis STEM
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Berita Terkini
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved