Menteri Basuki Bakal Perbaiki 38 Jembatan Era 70an

Selasa, 23 Februari 2021 - 07:39 WIB
loading...
Menteri Basuki Bakal...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan memperbaiki 38 jembatan Callender Hamilton di Pulau Jawa. Pasalnya, jembatan-jembatan itu sudah berdiri sejak tahun 1970an.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, nantinya proyek perbaikan jembatan ini akan dilakukan lewat skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) availability payment (AP). Perbaikan 38 jembatan tua di Jawa ini sudah masuk ke dalam program Kementerian PUPR. ( Baca juga:Pembangunan Jalintim Sumsel Dimulai Maret 2021 )

“Kita mempunyai jembatan Callender Hamilton yang dibangun pada tahun 70 sebanyak 38 jembatan di Jawa ini yang sudah kami programkan untuk juga dibiayai oleh KPBU AP, tapi dengan proyek pemrakarsa swasta,” ujarnya dalam acara Financial Close Proyek KPBU Kegiatan Preservasi Jalintim Sumsel, Senin (22/2/2021).

Saat ini lanjut Basuki, proses rencana perbaikan 38 jembatan ini memasuki tahap performance qualification (PQ) atau kualifikasi kinerja. Diharapkan proses PQ ini segera rampung sehingga bisa cepat dieksekusi.

“Saat ini mungkin sudah PQ dapat segera kami laksanakan, mohon dukungannya,” kata Basuki.

Menurut Basuki, perbaikan jembatan di Jawa ini sangat penting. Musababnya, dari 38 jembatan yang ada, tiga di antarannya sudah bermasalah. Dari tiga itu, ada satu yang sudah runtuh, yakni di Pekalongan.

Basuki menjelaskan, penggunaan pembiayaan lewat KPBU dengan pengembalian AP ini menyimpan banyak manfaat bagi pemerintah, investor, dan masyarakat. Bagi investor, proyek ini lebih menarik karena pengembaliannya yang pasti.

“Saya selalu teringat pesan Bu Menteri Keuangan (Sri Mulyani Indrawati) untuk selalu mendorong proyek KPBU karena beberapa keuntungan. Pertama untuk swasta pasti lebih menarik karena pengembaliannya ada kepastian pembayaranya melalui AP ini,” kata Basuki.

Bagi pemerintah, proyek ini juga memiliki manfaat karena diawasi oleh banyak pihak. Berbeda jika menggunakan uang negara untuk membangunnya karena hanya Kementerian PUPR saja yang bertugas mengawasi.

“Untuk pemerintah keuntungannya adalah proyek ini diawasi oleh banyak orang. Kalau APBN yang awasi hanya PUPR atau mungkin balai saja. Tapi dengan KPBU ini yang ngawasi ada Pak Luki ada BSI (Bank Syariah Indonesia),” kata Basuki.

Masyarakat juga bisa menerima manfaat dari pembangunan lewat KPBU ini. Masyarakat tetap bisa mendapatkan pelayanan yang baik dari pemerintah meskipun saat ini tengah dalam kondisi sulit akibat pandemi. ( Baca:LSM Sayangkan Tim Kajian UU ITE Diisi Mayoritas Internal Pemerintah )

“Jadi yang disampaikan Pak Dirjen tadi harus tertib administrasi. Itu harus, tapi enggak cukup. Harus ada tertib teknik untuk bisa melayani masyarakat lebih baik. Ini salah satu keuntungan pemerintah dengan KPBU bisa melayani masyarakat dengan kepastian dan insy Allah lebih baik,” kata Basuki.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PTPP Raih Proyek Jembatan...
PTPP Raih Proyek Jembatan Pulau Laut Rp1,02 T, Perkuat Konektivitas Kalimantan Selatan
ISSC Siap Bangun 100...
ISSC Siap Bangun 100 Jembatan Bailey per Bulan, Andalkan 100% Baja Lokal
Pembangunan Infrastruktur...
Pembangunan Infrastruktur Era Prabowo Butuh Uang 3 Kali Lipat dari Periode Jokowi
Pengelolaan Keanekaragaman...
Pengelolaan Keanekaragaman Hayati, Pamapersada Nusantara Luncurkan PAMA Eco-Edu Forest di IKN
PGE Area Ulubelu Dukung...
PGE Area Ulubelu Dukung Pembangunan Jembatan Penghubung Tanggamus–Lampung Barat
Badan Otorita IKN Minta...
Badan Otorita IKN Minta Tambah Anggaran Rp16,13 Triliun untuk Tahun 2026
Perkuat Konektivitas...
Perkuat Konektivitas dan Kesejahteraan Masyarakat Riau, Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi
Mendagri Beri Apresiasi...
Mendagri Beri Apresiasi pada Warga, Jembatan Enang-Enang Akan Diperkuat
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Rekomendasi
Pengamat Soroti Rumor...
Pengamat Soroti Rumor Privat di Kasus Febrie: Jangan Geser Fokus dari Substansi Hukum
Ruben Onsu Buka Peluang...
Ruben Onsu Buka Peluang Mediasi dengan Sarwendah di Luar Pengadilan, Demi Anak
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Berita Terkini
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved