Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik, RI Bisa Belajar dari 3 Negara Ini

Selasa, 23 Februari 2021 - 12:35 WIB
loading...
A A A
"Kenaikan dari tahun 2019 ke 2020 itu sampai 40%. Kalau kita lihat di 2020 adalah kondisi di mana sebenarnya pandemi Covid-19 membuat kontraksi penjualan kendaraan secara global sebesar 15% dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tetapi EV malah naik," tuturnya.

Baca Juga: Agar Sukses Tarik Investor Kendaraan Listrik, Pemerintah Diminta Konsisten

Menurut dia, kontribusi penjualan EV terbesar berasal dari tiga negara yaitu Norwegia, China, dan Amerika Serikat dimana China naik 5% dibandingkan tahun 2019, Eropa naik rata-rata 10%, dan Amerika Serikat naik 4%.

"Yang menarik sebenarnya Norwegia. Penjualan kendaraan listrik di Norwegia mencapai 54,3% pada tahun 2020 dari sebelumnya hanya 1% pada tahun 2011. Bahkan, Norwegia akan melarang penjualan kendaraan berbasis bahan bakar fosil pada tahun 2024. Ini adalah sebuah hasil konsistensi kebijakan dan dukungan pemerintah terhadap kendaraan listrik," jelasnya.

Dia menambahkan, hingga hari ini, sudah ada 17 negara yang telah menetapkan untuk tidak lagi atau tidak mengizinkan penjualan kendaraan berbasis bahan bakar fosil. "Jadi mereka sudah mempunyai rencana untuk melakukan itu. Tentunya penggunaan kendaraan listrik akan menurunkan emisi gas rumah kaca," tandasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
Pakai Mobil Listrik...
Pakai Mobil Listrik di Jakarta Bisa Dapat Insentif PKB 0%, Ini Ketentuannya
Perluas Akses Pembiayaan...
Perluas Akses Pembiayaan EV, Mandiri Auto Deals 2026 Tawarkan Pengalaman Menarik
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
MUF Dorong Adopsi Kendaraan...
MUF Dorong Adopsi Kendaraan Listrik bagi Nasabah Bank Mandiri lewat EV Coffee & Drive
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
China Targetkan 1,6...
China Targetkan 1,6 Juta Truk Listrik pada Tahun 2030
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Rekomendasi
Heboh! Sejumlah Artis...
Heboh! Sejumlah Artis Tagih Honor Miliaran Rupiah ke TV Swasta
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Berita Terkini
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Infografis
3 Negara Asia Ini Disinyalir...
3 Negara Asia Ini Disinyalir Memasok Senjata ke Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved