2.117 Gardu Listrik di Jabar Sudah Kembali Pulih

Selasa, 23 Februari 2021 - 23:18 WIB
loading...
2.117 Gardu Listrik...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT PLN (Persero) terus berupaya memulihkan sistem kelistrikan yang terdampak banjir di Jawa Barat (Jabar). Sampai dengan Selasa (23/2) pukul 18.00 WIB, PLN berhasil menyalakan kembali 99% gardu distribusi yang terdampak banjir di Jabar.

"Sebanyak 2.117 dari 2.147 unit gardu distribusi atau 99% yang terdampak banjir sudah berhasil dipulihkan kembali. Dan juga sebanyak 516.483 pelanggan yang terdampak banjir sudah berhasil dinyalakan kembali. Untuk Bekasi, sempat jebol lagi tanggulnya, sehingga gardu yang terdampak bertambah," ungkap General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat (UID Jabar) Agung Nugraha dalam keterangan tertulis, Selasa (23/2/2021).

Baca Juga: PLN Pastikan 99% Listrik Pelanggan di DKI Telah Pulih

Dia mengungkapkan, pihaknya masih menyiagakan 72 posko, 3.799 orang personil, 103 Genset, 20 UPS, 99 Unit Gardu Bergerak, 12 Unit Kendaraan Deteksi, 700 Unit Kendaraan Operasional dan 9 perahu karet yang tersebar di wilayah Jawa Barat yang terdampak banjir. Adapun wilayah di Jabar yang belum menyala meliputi sebagian wilayah Cikarang, Bekasi dan Karawang.

Dia melanjutkan, bagi pelanggan yang masih padam, secara bertahap akan dinormalkan dengan melihat kondisi banjir. Jika semua jaringan listrik baik di sisi warga maupun PLN sudah dalam kondisi kering dan siap dialiri listrik maka akan segera dinyalakan.

PLN terus memantau perkembangan situasi pada lokasi-lokasi yang terdampak maupun berpotensi banjir. PLN juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat untuk secara sigap mengambil Langkah yang mengutamakan keselamatan masyarakat.

Baca Juga: PII Jamin Proyek KPBU Non Tol Jalintim Sumsel

Selain terus berupaya memulihkan kelistrikan yang terimbas banjir, pihaknya juga menyalurkan makanan siap santap sebanyak 500 bungkus bagi para korban banjir di Pebayuran, Cikarang dan sebanyak 750 bungkus pada 6 (enam) Wilayah di Karawang.

"Apabila air mulai masuk ke rumah, warga secara mandiri dapat mematikan listrik dari Mini Circuit Breaker (MCB) pada kWh meter. Selanjutnya masyarakat bisa menghubungi PLN melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123," jelas Agung.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Tinjauan ke Lampung,...
Tinjauan ke Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan infrastruktur EV Makin Andal
Layanan Kelistrikan...
Layanan Kelistrikan Kini Lebih Praktis Lewat PLN Mobile
Dua Hari Terganggu,...
Dua Hari Terganggu, Sistem Kelistrikan di Sumbar Kembali Pulih 100%
Terungkap Penyebab Padam...
Terungkap Penyebab Padam Listrik Massal di Sumatera: Cuaca Buruk hingga Efek Banjir Bandang
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
Rekomendasi
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Berita Terkini
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved