PII Jamin Proyek KPBU Non Tol Jalintim Sumsel

Selasa, 23 Februari 2021 - 23:05 WIB
loading...
PII Jamin Proyek KPBU...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) atau PT PII sebagai special mission vehicle Kementerian Keuangan memberikan penjaminan pada proyek KPBU Preservasi Jalintim Sumatra Selatan. Proyek tersebut memperoleh pembiayaan sindikasi dari PT Bank Syariah Indonesia (BRIS) sebesar Rp644,77 miliar.

Direktur Utama PT PII, M. Wahid Sutopo mengatakan penjaminan tersebut merupakan hal yang sangat baik di mana Kementerian Keuangan melalui SMV Kemenkeu yaitu PT PII berperan dalam fasilitas penyiapan proyek dan pendampingan transaksi (Project Development Facility/PDF) yang merupakan fasilitas pertama di Kementerian PUPR serta penjaminan sehingga proyek ini dapat mencapai tahapan financial close dengan waktu relatif cepat kurang lebih 6 bulan. Hal tersebut menunjukkan bahwa kualitas penyiapan, struktur, dan transaksi proyek yang baik sehingga dapat memberikan keyakinan bagi perbankan untuk memberikan pembiayaan dalam kurun waktu singkat.

"Dengan ditandatanganinya proyek ini, maka PT PII telah memberikan penjaminan pada 26 proyek KPBU. Hal ini tentunya tidak terlepas dari kerja sama dan dukungan yang sangat baik khususnya dari jajaran pimpinan dan tim sindikasi bank, Kementerian Keuangan, Kementerian PUPR sebagai PJPK, dan Badan Usaha," kata dia melalui keterangan resminya, Selasa (23/2/2021).

Baca Juga: PII Jamin Proyek Air Minum Jatiluhur 1 Selama 15 Tahun

Sebagai informasi, seremoni financial close proyek KPBU AP Jalintim Sumsel dilaksanakan Senin (22/2). Seremoni juga disertai Penyerahan Surat Pemenang Lelang KPBU AP Jalintim Riau. Proyek KPBU Preservasi Jalintim Sumsel merupakan proyek KPBU pertama di sektor jalan non-tol di Indonesia dan merupakan proyek KPBU pertama yang mendapatkan pendanaan syariah.

Sebagai salah satu skema pembiayaan alternatif, proyek KPBU ini merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk masyarakat melalui proyek infrastruktur yang memberikan dampak besar terhadap peningkatan ekonomi yaitu melalui peningkatan konektivitas antar wilayah, terutama yang digunakan sebagai jalur logistik, pariwisata, jalan akses ke pelabuhan dan bandara, serta penghematan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) dan nilai waktu tempuh.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pembiayaan pembangunan infastruktur dengan skema KPBU memiliki keunggulan dibandingkan dengan APBN. Keuntungan bagi swasta adalah pasti lebih menarik karena ada kepastian pengembalian (investasi) plus keuntungan adanya AP (availability payment/ketersediaan layanan).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembangunan Infrastruktur...
Pembangunan Infrastruktur Era Prabowo Butuh Uang 3 Kali Lipat dari Periode Jokowi
Investasi Infrastruktur...
Investasi Infrastruktur di Indonesia Masih Menarik? Luhut: Perlu Waktu Pengembaliannya
Menangkap Peluang Investasi...
Menangkap Peluang Investasi Infrastruktur Lewat ICI 2025, Kadin Indonesia Siap Bersinergi
Pecah Telor, Intip 2...
Pecah Telor, Intip 2 Proyek Hunian di IKN lewat Skema Pembiayaan Pemerintah-Swasta
Swasta Kebagian Garap...
Swasta Kebagian Garap Proyek Negara, Bagaimana Nasib BUMN Karya?
Wujudkan Ekonomi 8 Persen...
Wujudkan Ekonomi 8 Persen lewat Pembiayaan Kreatif Infrastruktur
KPBU dalam Dinamika...
KPBU dalam Dinamika Pembiayaan Pembangunan
Ruas Jalintim Palembang-Banyuasin...
Ruas Jalintim Palembang-Banyuasin Ditutup 12 Hari Mulai 5 September, Ada Apa?
Perampok Spesialis Jalintim...
Perampok Spesialis Jalintim Tewas Ditembak, 2 Pincang Ditembus Timah Panas Polisi
Rekomendasi
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jadi Ruang Kolaborasi...
Jadi Ruang Kolaborasi Seniman, Menekraf Apresiasi ArtMoments Jakarta 2026
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved