Satroni OJK, Korban Bumiputera Minta Dicairkan Kelebihan Dana Cadangan
Rabu, 24 Februari 2021 - 13:27 WIB
loading...
A
A
A
“Kami sudah tiga kali melakukan aksi damai ini, karena janji pencairan tidak kunjung tuntas. Kebutuhan kami di masa pandemi semakin banyak. Padahal kalau klaim itu cair sangat membantu kami untuk mencukupi kebutuhan harian dan yang terpenting biaya pendidikan anak-anak. Rata-rata kami membeli polis asuransi pendidikan di Bumiputera,” tambah Fien.
Kasus gagal bayar para pemegang polis alias nasabah asuransi jiwa bersama AJB Bumiputera tidak kunjung tuntas hingga di awal tahun baru 2021. Sementara ribuan bahkan ratusan ribu nasabahnya mengajukan klaim pencairan dana, karena sudah habis kontrak. Bahkan ada yang sudah mengklaim sejak 2017, tapi hingga hari ini belum dibayarkan. ( Baca juga:Aparat Jual Senjata ke Kelompok Separatis, DPR: Itu Pengkhianatan! )
Di sisi lain, manajemen Bumiputera mengalami dinamika yang luar biasa. Dari perubahan jajaran direksi dan komisaris yang tidak proper dan status terkini Badan Perwakilan Anggota (BPA) yang menyisakan dua orang, sehingga tidak mencerminkan keterwakilan wilayah nasabah di seluruh Indonesia.
Kasus gagal bayar para pemegang polis alias nasabah asuransi jiwa bersama AJB Bumiputera tidak kunjung tuntas hingga di awal tahun baru 2021. Sementara ribuan bahkan ratusan ribu nasabahnya mengajukan klaim pencairan dana, karena sudah habis kontrak. Bahkan ada yang sudah mengklaim sejak 2017, tapi hingga hari ini belum dibayarkan. ( Baca juga:Aparat Jual Senjata ke Kelompok Separatis, DPR: Itu Pengkhianatan! )
Di sisi lain, manajemen Bumiputera mengalami dinamika yang luar biasa. Dari perubahan jajaran direksi dan komisaris yang tidak proper dan status terkini Badan Perwakilan Anggota (BPA) yang menyisakan dua orang, sehingga tidak mencerminkan keterwakilan wilayah nasabah di seluruh Indonesia.
(uka)
Lihat Juga :