Asosiasi Leasing: Relaksasi Pajak Mobil Menolong, Tapi Terbatas

Rabu, 24 Februari 2021 - 15:20 WIB
loading...
Asosiasi Leasing: Relaksasi...
Relaksasi pajak mobil dinilai cukup membantu bagi perusahaan pembiayaan. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno menilai stimulus relaksasi PPnBM bisa menolong industri pembiayaan meski belum bisa mengembalikan bisnis seperti sebelum pandemi. Selain itu, perusahaan pembiayaan pun tetap selektif dalam memilih debitur demi menjaga rasio pembiayaan bermasalah (non-performing financing/NPF).

Baca Juga: Daripada Bebaskan Pajak Mobil Baru, Mending Kasih Insentif ke Kendaraan Listrik

"Rasio NPF untuk industri sudah turun dari posisi tertinggi di Agustus 2020 sebesar 5,2% menjadi 4,01% di Desember 2020 secara gross. Untuk posisi nett di level 1,5%. Ini artinya sudah ada kemampuan monitoring yang baik," ujar Suwandi dalam siaran live Market Review di IDX Channel di Jakarta, Rabu (24/2/2021).

Suwandi mengatakan industri leasing sudah menerapkan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) oleh OJK sejak 2019 yang lalu. Melalui sistem itu, seluruh perusahaan keuangan wajib melaporkan data debiturnya termasuk pola pembayarannya. Dengan begitu kualitas debitur dari perusahaan leasing juga ikut membaik. "Kami juga punya beberapa metode saringan lain. Seperti untuk mengantisipasi pembiayaan ganda dengan menggandeng APINDO," tuturnya.

Dia memberikan asumsi perhitungan penjualan mobil dengan relaksasi yang mungkin tercapai. Sepanjang 2016-2017 kurang lebih 2 juta mobil terjual. Menurut catatannya, penjualan mobil dengan kategori di bawah 1.500 cc sekitar 24%. Jika dibulatkan sebesar 25% maka penjualan mobil baru di bawah 1.500 cc sekitar 500 ribu unit.

Baca Juga: INDEF: Diskon Pajak Mobil Cuma Bikin Negara Kehilangan Rp2,28 T

"Kemudian kalau 30% saja yang mau ganti kendaraan bisa ada potensi 150 ribu unit. Tapi itu kan potensi. Tapi nanti juga akan tergantung kemampuan suplai industri otomotif. Karena juga masih ada pembatasan aktivitas di industri otomotif," terangnya.

Namun dia meyakini relaksasi ini akan memberikan dampak yang menyeluruh. Sebab pabrikan mobil dengan kandungn lokal 70% juga sudah cukup besar. Relaksasi itu akan menyelamatkan pabrikan mobil tersebut yang juga akan terasa dampaknya kepada para supplier pabrik sekelas UKM.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MPMX Meningkatkan Pembagian...
MPMX Meningkatkan Pembagian Dividen Tunai di Tengah Kondisi Industri yang Menantang
MNC Finance Bakal Tindak...
MNC Finance Bakal Tindak Tegas Pelanggaran Internal dan Eksternal dalam Proses Pembiayaan
Penjualan Mobil Nasional...
Penjualan Mobil Nasional di 2026 Diproyeksi Capai 850.000 Unit
Menyatukan Pembiayaan...
Menyatukan Pembiayaan Aset Bergerak dalam Strategi Pemasaran Digital
Perkuat Literasi Keuangan,...
Perkuat Literasi Keuangan, Mahasiswa Diajak Pahami Konsep Pembiayaan Bertanggung Jawab
Penjualan Mobil Tokcer...
Penjualan Mobil Tokcer di Oktober, Pertanda Konsumsi Kelas Menengah RI Menggeliat
Merek China Mulai Kuasai...
Merek China Mulai Kuasai Pasar, Honda Nyaris Terlempar dari Daftar 10 Terlaris Nasional
Heboh! Penjualan Mobil...
Heboh! Penjualan Mobil Nasional April 2026 Tembus 80 Ribu Unit, Rekor Baru Pasca-Lebaran
Inilah 5 Merek Mobil...
Inilah 5 Merek Mobil Paling Tidak Laku di Indonesia
Rekomendasi
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
FIFA Perketat Aturan,...
FIFA Perketat Aturan, Drama Mengulur Dihabisi
Berita Terkini
Indodax Perkuat Pengawasan...
Indodax Perkuat Pengawasan Transaksi Kripto Berbasis AI
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
Nasabah MNC Bank Apresiasi...
Nasabah MNC Bank Apresiasi Program Tabungan Dahsyat Berhadiah
Infografis
8 Mobil Terkencang 2025,...
8 Mobil Terkencang 2025, Tenaganya Tembus 2.107 HP!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved