Prospek Ekonomi Cerah, Raksasa Supermarket Australia Gabung ke Crown Group
Kamis, 25 Februari 2021 - 04:24 WIB
loading...
A
A
A
“Ini adalah sebuah tingkat kepercayaan yang luar biasa khususnya untuk pasar ritel dan properti di Australia,” ujarnya.
“Dan saya yakin keputusan Woolworths untuk bergabung di Mastery by Crown Group telah melalui uji kelayakan internal yang ketat. Pandemi COVID-19 sempat memukul perekonomian Australia, namun kebijakan pemerintah yang tepat dalam menangani pandemi ini sangatlah berperan besar," ungkapnya.
Hal itu terbukti Australia masuk di peringkat 8 dari total 98 negara dalam tingkat keberhasilan penanganan pandemi COVID-19 yang dikeluarkan oleh Loewy Institute, sebuah lembaga think-thank independent yang berdiri pada tahun 2003 dan berfokus pada kebijakan politik internasional, strategis, dan ekonomi.
Sehingga hal ini mampu menumbuhkan tingkat kepercayaan masyarakat Australia khusus nya para investor dalam menyambut perbaikan ekonomi di tahun 2021. Apalagi dengan program vaksinasi yang sudah dimulai di Australia, diharapkan proses perbaikan ekonomi akan lebih cepat lagi.
“Melihat potensi yang ada serta fasilitas yang tersedia, saya kira adalah hal yang natural apabila kawasan waterloo di Sydney telah menjelma menjadi tujuan investor properti Asia khususnya Indonesia,” tambah Linda Riyanti yang memiliki pengalaman selama 10 tahun di pasar properti Australia.
Jajak pendapat yang dilakukan oleh Reuters tanggal 12-20 Januari dari 34 ekonom juga memperkirakan PDB Australia senilai AUS$ 2 triliun (USD1,55 triliun) akan meningkat 3,5 persen tahun ini, sedikit lebih rendah dari proyeksi pertumbuhan pemerintah sebesar 4,5 persen – setelah berkontraksi 3,0 persen tahun lalu.
Sementara itu Kepala ekonom HSBC Paul Bloxham memproyeksikan, tahun pertumbuhan yang lebih moderat untuk tahun 2021, antara 0 hingga 4% secara nasional, dengan harga hunian diperkirakan akan naik antara 2% hingga 6% di Sydney, 1% hingga 5% di Melbourne dan 3% hingga 5% di Brisbane.
“Dan saya yakin keputusan Woolworths untuk bergabung di Mastery by Crown Group telah melalui uji kelayakan internal yang ketat. Pandemi COVID-19 sempat memukul perekonomian Australia, namun kebijakan pemerintah yang tepat dalam menangani pandemi ini sangatlah berperan besar," ungkapnya.
Hal itu terbukti Australia masuk di peringkat 8 dari total 98 negara dalam tingkat keberhasilan penanganan pandemi COVID-19 yang dikeluarkan oleh Loewy Institute, sebuah lembaga think-thank independent yang berdiri pada tahun 2003 dan berfokus pada kebijakan politik internasional, strategis, dan ekonomi.
Sehingga hal ini mampu menumbuhkan tingkat kepercayaan masyarakat Australia khusus nya para investor dalam menyambut perbaikan ekonomi di tahun 2021. Apalagi dengan program vaksinasi yang sudah dimulai di Australia, diharapkan proses perbaikan ekonomi akan lebih cepat lagi.
“Melihat potensi yang ada serta fasilitas yang tersedia, saya kira adalah hal yang natural apabila kawasan waterloo di Sydney telah menjelma menjadi tujuan investor properti Asia khususnya Indonesia,” tambah Linda Riyanti yang memiliki pengalaman selama 10 tahun di pasar properti Australia.
Jajak pendapat yang dilakukan oleh Reuters tanggal 12-20 Januari dari 34 ekonom juga memperkirakan PDB Australia senilai AUS$ 2 triliun (USD1,55 triliun) akan meningkat 3,5 persen tahun ini, sedikit lebih rendah dari proyeksi pertumbuhan pemerintah sebesar 4,5 persen – setelah berkontraksi 3,0 persen tahun lalu.
Sementara itu Kepala ekonom HSBC Paul Bloxham memproyeksikan, tahun pertumbuhan yang lebih moderat untuk tahun 2021, antara 0 hingga 4% secara nasional, dengan harga hunian diperkirakan akan naik antara 2% hingga 6% di Sydney, 1% hingga 5% di Melbourne dan 3% hingga 5% di Brisbane.
Lihat Juga :