Stimulus AS Makin Dekat Dorong Penguatan Rupiah

Senin, 01 Maret 2021 - 08:31 WIB
loading...
Stimulus AS Makin Dekat...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS hari ini dengan terkoreksinya tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor jangka panjang pagi ini.

Baca Juga: Betah di Zona Merah, IHSG Ditutup Anjlok 47,85 poin ke 6.241

Pengamat Pasar Keuangan Ariston Tjendra mengatakan Yield obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun melemah ke kisaran 1,39%, setelah sebelumnya sempat menyentuh kisaran 1.56%.

"Penguatan rupiah juga bisa didukung oleh pengesahan DPR AS terhadap proposal stimulus AS sebesar Rp1,9 triliun di akhir pekan lalu. Pengesahan ini berarti semakin dekat perilisan stimulus yang ditunggu-tunggu oleh pelaku pasar," kata Ariston di Jakarta, Senin (1/3/2021).

Langkah selanjutnya adalah voting proposal di Senat AS. Kemungkinan besar Senat akan mengesahkan proposal karena mayoritas kursi dikuasai oleh Partai Pemerintah, Partai Demokrat. Stimulus ditargetkan keluar di pertengahan Maret ini.

Baca Juga: Awal Pekan, Cek Saham Potensi Cuan Ini

"Dolar AS berpotensi melemah dengan perilisan stimulus ini. Stimulus ini juga bisa meningkatkan minat pasar terhadap aset berisiko. Potensi kisaran USDIDR 14180-14270," tandasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 Lagi, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Masih Kuat
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Gapasdap Dorong Pemerintah...
Gapasdap Dorong Pemerintah Perhatikan Nasib Angkutan Pelayaran Imbas Kenaikan Dolar AS
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
Rekomendasi
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Dedi Mulyadi Menilai Keputusan Hakim Sudah Tepat
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
Berita Terkini
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved