Mantap! BPS Sebut Potensi Produksi Beras Naik Tajam Tahun Ini
Senin, 01 Maret 2021 - 15:35 WIB
loading...
A
A
A
Sebagaimana diketahui, luas bahan baku sawah berdasarkan data Kerangka Sampling Area (KSA) tahun 2019 mencapai 7,46 juta hektare. Angka ini masih bisa bertambah seiring perluasan yang sedang dilakukan.
Baca Juga: Kunjungi Perbatasan Timor Leste, Mentan Tinjau Persiapan Lumbung Padi Kedua NTT
Kuntoro Boga Andri Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan mengatakan, Kementan berkomitmen menjaga produksi padi secara nasional. Selain itu, upaya mitigasi pencegahan gagal panen akibat cuaca ekstrim dan potensi serangan OPT secara aktif dilakukan.
Kuntoro juga menambahkan asuransi pertanian sejak dini telah disosialisasikan agar segera dimanfaatkan petani untuk mencegah kerugian akibat gagal panen. "Upaya kita menghadapi perubahan cuaca dan risiko bencana sudah dilakukan. asuransi AUTP bagi petani terus digalakkan," tegas Kuntoro.
Selain menjaga produktivitas di lahan sawah yang ada, juga dilakukan upaya perluasan area tanam melalui peningkatan indek pertanaman dan mendorong pertanaman di areal baru. Selain itu pemerintah terus melakukan pengembangan program jangka panjang food estate, yang untuk komoditas utama padi kini sudah berjalan di Provinsi Kalimantan Tengah dan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Program tersebut merupakan langkah terobosan pemerintah dalam penyediaan pangan.
Baca Juga: Kunjungi Perbatasan Timor Leste, Mentan Tinjau Persiapan Lumbung Padi Kedua NTT
Kuntoro Boga Andri Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan mengatakan, Kementan berkomitmen menjaga produksi padi secara nasional. Selain itu, upaya mitigasi pencegahan gagal panen akibat cuaca ekstrim dan potensi serangan OPT secara aktif dilakukan.
Kuntoro juga menambahkan asuransi pertanian sejak dini telah disosialisasikan agar segera dimanfaatkan petani untuk mencegah kerugian akibat gagal panen. "Upaya kita menghadapi perubahan cuaca dan risiko bencana sudah dilakukan. asuransi AUTP bagi petani terus digalakkan," tegas Kuntoro.
Selain menjaga produktivitas di lahan sawah yang ada, juga dilakukan upaya perluasan area tanam melalui peningkatan indek pertanaman dan mendorong pertanaman di areal baru. Selain itu pemerintah terus melakukan pengembangan program jangka panjang food estate, yang untuk komoditas utama padi kini sudah berjalan di Provinsi Kalimantan Tengah dan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Program tersebut merupakan langkah terobosan pemerintah dalam penyediaan pangan.
(fai)
Lihat Juga :